Gedung Baja Tower B, Ground Floor 2. Jl. Pangeran Jayakarta No. 55.Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat 10730

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Para Pria Wajib Waspada, Inilah Penyebab Impoten

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Impoten menjadi masalah yang paling ditakuti oleh para pria. Impoten atau impotensi ini bisa saja mengacaukan hubungan seksual kamu dengan pasangan. Pasalnya kondisi ini terjadi ketika pria tidak bisa atau tidak memiliki kemampuan dalam mempertahankan atau mendapatkan ereksi secara optimal ketika sedang bercinta. Gangguan impotensi ini juga dikenal dengan istilah disfungsi ereksi.

Yup, setiap pasangan suami istri pasti mendambakan aktivitas seksual yang intens, penuh hasrat dan pastinya memuaskan antar satu sama lain. Tetapi kenyataannya gangguan impotensi ini bisa dialami oleh para pria. Penyebab impoten ini pun bervariasi. Sehingga bila kamu ingin tau cara menyembuhkan impotensi kamu pun harus mencari tahu dahulu penyebabnya.

Untuk kamu yang berlum tahu seperti apa impotensi, bagaimana ciri-ciri impotensi, penyebab dan bagaimana cara menyembuhkan. Kamu wajib baca artikel ini hingga selesai yaaa!

gangguan impotensi

Apa itu Gangguan Impotensi?

Jika sahabat pandawa lebih mengenal gangguan disfungsi ereksi atau lemah syahwat, hal ini merupakan gangguan yang bisa terjadi pada pria baik usia muda atau dewasa. Dan perlu cepat-cepat diatasi.

Gangguan impotensi bahkan bisa membuat seseorang tidak bisa ereksi meski ada rangsangan seksual. Meski tidak terlalu berbahaya, tapi gangguan ini bisa mengganggu kehidupan seksual, mental, dan kualitas hidup.

Awalnya, gangguan ini bisa terjadi pada pria berusia 40 tahun ke atas. Namun belakangan, impotensi juga banyak menyerang pria di usia muda. Gaya hidup dan rutinitas sehari-hari bisa menjadi kemungkinan penyebabnya.

Gangguan impotensi merupakan masalah yang cukup umum ditemukan dan juga bisa diobati. Dengan diagonosa yang tepat menjadi jalan utama melalukan pengobatan yang efektif.

Ciri-ciri Gangguan Impotensi

Tanda atau ciri yang ditimbulkan ketika seseorang mengalami impotensi, meliputi:

  • Penis sulit ereksi
  • Kesulitan untuk menjaga penis agar tetap ereksi
  • Hasrat seksual berkurang

Ada juga beberapa ciri-ciri atau gejala yang tidak tercantum semua di atas. Tetapi apabila kamu memiliki kekhawatiran tentang gejala gangguan impotensi, silakan konsultasikan dengan dokter.

Seberapa umum gangguan impotensi terjadi?

Seperti yang disebutkan di atas, pasalnya gangguan impotensi bisa dialami pada pria saat memasuki usia tua. Tetapi akhir-ahir ini masalah lemah syahwat atau disfungsi ereksi bisa terjadi pada:

  • 26 persen pria dewasa di bawah 40 tahun
  • kiranya 12 persen pria yang lebih muda dari 60 tahun
  • 22 persen pria diusia 60-69 tahun
  • 30 persen pria diusia 70 tahun ke atas

Bila dilihat dari data di atas, dijelaskan kalau gangguan impotensi umumnya seiring terjadi dengan bertambahnya usia. Tapi ada yang perlu diingat, jika kondisi ini bukanlah bagian alami dari penuaan. Impotensi bisa diatasi dengan mengurangi faktor risikonya.

Baca juga: Penis Terasa Gatal, Normal Atau Bahaya?

Penyebab Gangguan Impotensi

Termasuk dalam gangguan seksual, impotensi bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari gaya hidup yang tidak baik, gangguan psikologis, hingga efek samping obat-obatan. Impotensi juga bisa dipengaruhi oleh beberapa penyakit, meliputi:

  • Gangguan Neurologis: Beberapa kondisi neurologis dapat meningkatkan risiko Impotensi. Kondisi saraf membuat kemampuan otak berkomunikasi dengan sistem reproduksi, hal ini bisa mencegah seseorang mencapai ereksi. Seperti; Alzheimer, Parkinson, Stroke, Epilepsi.

  • Diabetes atau Penyakit Endokrin: Penyakit seperti diabetes termasuk dalam penyakit endokrin, dimana sistem endokrin tubuh menghasilkan hormon yang mengatur metabolisme, fungsi seksual, reproduksi, suasana hati, dan banyak lagi.

  • Faktor psikologis: Depresi dan kecemasan dikaitkan dengan peningkatan risiko impotensi. Depresi seperti kehilangan harapan, perasaan sedih, atau tidak berdaya. Lelah mental atau pikiran juga depresi juga dapat menyebabkan impotensi.

  • Penyakit jantung: Kondisi yang memengaruhi jantung dan kemampuannya memompa darah dengan baik dapat menyebabkan impotensi atau disfungsi ereksi. Tanpa adanya aliran darah yang cukup ke penis, kamu tidak bisa mencapai ereksi.

  • Kebiasaan dan gaya hidup tak sehat: kebiasaan seperti tidak menjaga pola tidur dan pola makan yang berantakan juga bisa memicu gangguan impotensi atau lemah syahwat. Apalagi ditambah kamu yang perokok aktif, peminum alcohol serta memakai obat-obat terlarang.

Baca juga: Mr. P Cenderung Bengkok? Waspada Penyakit Peyronie

Komplikasi

Komplikasi akibat gangguan ini dapat meliputi:

  • Kehidupan seks yang tidak memuaskan
  • Stres atau gangguan kecemasan
  • Merasa malu atau memiliki harga diri yang rendah
  • Bermasalah dalam hubungan dengan pasangan
  • Ketidakmampuan untuk membuat pasangan hamil

Cara mencegah

Gangguan seksual ini bisa dicegah dengan gaya hidup sehat dan mengelola kondisi kesehatan, seperti:

  • Berolahraga secara teratur
  • Lakukan langkah-langkah untuk mengurangi stres
  • Obati kecemasan, depresi atau kesehatan mental lainnya dengan berkonsultasi dengan konselor
  • Berhenti merokok, batasi minum alkohol, dan tidak menggunakan obat-obatan terlarang
  • Temui dokter untuk pemeriksaan rutin dan skrining medis
  • Berkonsultasi dengan dokter untuk mengobati diabetes, penyakit jantung, atau kondisi kesehatan kronis lain

Cara mengobati gangguan impotensi

Jika upaya mengubah gaya hidup itu belum dapat mengatasi impotensi, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. Mungkin ada penyakit lain yang membuatnya mengalami impotensi. Setelah penyebabnya diketahui dan dikelola, masalah impotensi umumnya akan diselesaikan.

Meski begitu, dokter juga dapat memberikan obat atau mengambil langkah untuk membantu memulihkan kemampuan ereksi. Berikut ini adalah beberapa cara untuk mengatasi impotensi yang dapat direkomendasikan oleh dokter:

Penggunaan obat-obatan tertentu

Dokter juga akan memberikan resep obat-obatan. Dimana obat ini berfungsi untuk meningkatkan aliran darah ke penis selama stimulasi seksual.

Secara umum, obat ini dikonsumsi dengan minum. Namun, injeksi obat juga dapat dilakukan pada penis atau saluran kemih, jika obat untuk minum gagal mengatasi impotensi.

Melakukan vakum penis.

Jika pemberian obat tidak efektif atau menyebabkan efek samping yang mengganggu, penis vakum juga bisa menjadi cara untuk mengatasi impotensi. Alat ini bekerja menarik darah ke penis, sehingga penis dapat bangun. Penis vakum atau pompa penis digunakan sebelum berhubungan seks.

Psikoterapi

Impotensi bisa menjadi masalah yang cukup mengganggu pasien dan pasangan. Dimana dapat menyebabkan pasien impotensi mengalami gangguan stres atau kecemasan, sehingga menyebabkan gangguan ini tidak membaik.

Untuk mengatasinya, dokter akan merujuk pasien ke psikolog sehingga pasien dapat berkonsultasi dengan saran yang dapat mengurangi stres atau kecemasan.

Kapan harus periksa ke dokter?

Jika sahabat pandawa mengalami gejala mirip impotensi, jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan di Klinik Pandawa.

Apabila ada pertanyaan, konsultasikan lebih lanjut dengan atau kamu bisa buat janji sekarang melalui WA/TLP/SMS di nomor 0821-1141-0672 atau klik KONSULTASI GRATIS. Semua data pasien terjamin kerahasiaannya.

Referensi
Mayo Clinic. Erectile dysfunction
MedlinePlus. Erectile Dysfunction
healthymale. Erectile Dysfunction

Jam Operasional Klinik Pandawa

Senin-Sabtu (10:00 - 18:00)
Minggu (12:00 - 18:00)