Gedung Baja Tower B, Ground Floor 2. Jl. Pangeran Jayakarta No. 55.Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat 10730

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Sering Gatal-gatal di Kulit? Jangan Diabaikan, Cari Tahu Penyebabnya Segera!

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Sebagai organ tubuh paling luar, kulit mempunyai peran penting. Berisi sel-sel khusus dari sistem kekebalan bertugas melindungi organ serta dalam tubuh dari berbagai serangan kuman, bakteri, maupun virus sekalipun. Bila kulit tak bisa berfungsi dengan baik, ancaman tersebut akan menyebabkan gangguan gatal pada kulit.

Nah, seringnya masyarakat kita sering mengabaikan gangguan gatal pada kulit ini. Padahal gatal pada kulit bisa menjadi pertanda adanya kelainan pada tubuh.

Gatal-gatal di kulit seringnya bisa muncul bersama gejala lain, seperti muncul ruam-ruam kulit, bentol-bentol, serta kulit kering, bersisik, lentingan maupun mengelupas. Untuk mengatasi gatal pada kulit, kamu pun jangan sembarangan menggunakan obat karena pengobatannya berbeda-beda dan disesuaikan dengan penyebabnya.

Kalau begitu yuk, kita cari tahu berbagai penyebab gangguan kulit yang bisa menyebabkan gatal pada kulit di bawah ini.

Penyebab Gatal Pada Kulit

Ada berbagai penyebab gatal pada kulit dan memungkinkan juga gatal-gatal ini menjadi pertanda sesuatu yang serius seperti penyakit kulit.

Alergi

Gatal pada kulit seringnya muncul sebagai reaksi dari suatu alergi. Sebut saja biduran, bentol-bentol yang muncul banyak secara bersamaan akibat alergi.

Ditambah apabila kamu sedang merasa tertekan, salah makanan, udara panas atau dingin, alergi bulu binatang, atau serbuk sari bisa saja menjadi penyebab alergi sehingga muncul gatal pada kulit.

Kehamilan

Kulit kering dan perut yang terus mengembang kerap kali menyebabkan rasa gatal pada kulit yang tidak tertahankan pada ibu hamil. Tetapi, rasa gatal yang parah tanpa adanya ruam di telapak tangan atau kaki bisa menjadi indikasi kolestasis intrahepatik kehamilan (ICP).

Gatal pada kulit saat hamil biasanya dikarenakan kadar hormon kehamilan yang tinggi di dalam darah ibu hamil. Sebab itu rasa gatal ini harus kamu diskusikan pada dokter kehamilan agar mendapatkan perawatan yang tepat.

Penggunaan obat tertentu

Bila kamu dalam pengobatan kamu harus tau ada efek samping atau risiko. Beberapa obat mungkin saja bisa membuat gatal pada kulit bahkan muncul ruam-ruam ataupun iritasi.

Gangguan kulit pertanda penyakit eksim

Eksim atau disebut juga dermatitis atopik, merupakan kondisi gangguan kulit umum yang ditandai dengan bercak-bercak kulit yang gatal dan meradang. Eksim seringnya terlihat pada bayi dan anak kecil, ditandai kemunculan ruam-ruam merah di wajah bayi. Tak dipungkiri juga, gangguan kulit eksim juga ternyata bisa dialami orang dewasa maupun remaja. Dan eksim memiliki sifat kambuhan, karena itu kamu pun harus menghindari pemicunya.

Pemicu eksim pun banyak seperti zat-zat allergen atau kimia seperti detergen, sabun, obat-obat, hingga produk kecantikan. Selain itu, eksim juga bisa disebabkan oleh alergi serbuk sari, debu, iklim hingga masalah emosi atau stress.

Pasalnya penyakit kulit ini dapat muncul beberapa gejala tertentu. Misalnya rasa gatal pada kulit yang tidak tertahankan, memerah alias meradang, pecah-pecah, maupun bersisik. Kemudian juga bisa timbul gelembung kecil berisi air atau nanah. Umumnya eksim dapat terjadi di tangan, kaki, paha, pundak dan leher.

Psoriasis

Gangguan kulit juga bisa pertanda kamu mengidap Psoriasis. Gangguan kulit ini bereaksi karena terlalu banyak memproduksi sel-sel kulit yang merupakan hasil dari sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif.

Pertumbuhan sel kulit yang abnormal ini bisa membuat permukaan kulit meradang sehingga timbul gatal.

Gejala yang sering muncul pada penderita penyakit psoriasis yakni seperti timbulnya bercak merah dengan sisik putih berlapis yang terdapat di bagian atas. Apabila kamu garuk, sisik-sisik tersebut bisa mengelupas. Gejala gangguan kulit ini bisa makin meluas bila tak segera diobati.

Psoriasis biasanya menghinggap di area kulit kepala, punggung, telapak tangan, siku, serta kaki. Penyakit kulit ini bisa muncul akibat perasaan stress, trauma, serta asupan kalsium yang kurang. Untuk itu, kamu perlu mengelola emosi dengan baik dan menjaga asupan makanan bernutrisi tinggi penting untuk diterapkan.

Kudis atau Scabies

Gangguan gatal di kulit selanjutnya bisa dipicu karena adanya kudis. Gangguan kulit kudis ataupun scabies ini timbul oleh karena adanya infeksi parasit tungau, yaitu sarcoptes scabiei var hominis.

Berapa orang yang bermukin di lingkungan kumuh dan kotor sangat mudah terinfeksi gangguan kulit ini. Apalagi bila kebersihan tubuh tak dijaga baik, risiko kudis pun makin besar.

Gejala scabies ini berupa rasa gatal yang tak tertahankan dan sering muncul di malam hari. Kudis ini seringnya menyerang di sela-sela jari kaki, tangan, ketiak, pinggang, bagian tubuh lainnya, bahkan di area sensitive yaitu kelamin,

Penyakit ini tentu bisa menular dengan mudah dari satu orang ke orang lain. Untuk itu, kamu perlu perhatikan faktor kebersihan diri dan lingkungan.

Gangguan Kulit karena Kurap

Gangguan kulit yang rentan menyerang berikutnya yaitu kurap. Berbeda dengan kudis, kurap dipicu oleh infeksi jamur. Gangguan kulit ini seringnya ditandai dengan bercak putih, lingkaran-lingkaran bersisik, kondisi kulit yang lembap dan disertai dengan rasa gatal.

Infeksi jamur kurap ini bisa berada di area kulit kepala, kaki, selangkangan, janggut, atau area lainnya. Dan tak jarang beberapa mengeluhkan gatal-gatal di selakangan akibat jamur ini. Karena itu sekali lagi perhatikan faktor kebersihan kulit dan menjaga kelembapan kulit.

Biduran

Selanjutnya gatal secara tiba-tiba bisa pertanda kamu mengalami biduran. Penyebab biduran paling umum biasanya oleh karena reaksi alergi terhadap sesuatu yang mengakibatkan system imun mengeluarkan zat histamine. Sehingga muncullah bentol-bentol tak beraturan di kulit.

Biasanya gatal pada kulit karena biduran bisa hilang dengan sendirinya atau diredakan dengan mengonsumsi obat. Tetapi beberapa kasus ada biduran yang susah hilangnya dan membutuhkan pertolongan.

Gangguan Kulit Neurodermatitis

Selanjutnya, ada penyakit neurodermatitis yang mana termasuk jenis gangguan kulit eksim atau dermatitis atopik. Selain membuat gatal, gangguan kulit ini bisa membuat kulit menebal, kering, bersisik, menebal bahkan kulit menghitam.

Pemicunya bisa disebabkan oleh lingkungan yang telalu dingin atau panas, kulit terlalu berkeringat, tingkat stress, zat allergen ataupun iritasi lainnya.

Herpes

Terakhir, gatal pada kulit yang tak kalah merugikan yaitu penyakit herpes. Penyakit kulit ini biasanya berupa ruam tidak rata, lentingan berukuran kecil hingga akhirnya melepuh, seperti cacar.

Tanda-tanda herpes ini sering disertai dengan rasa perih dan gatal serta kondisi kulit yang menjadi lebih sensitif. Penyakit herpes pada kulit ini bisa timbul di area tubuh yang lembap, seperti lipatan paha, bokong, leher, punggung, atau bagian tubuh lainnya.

Selain pada kulit, herpes juga bisa berada di sekitar kelamin yang dikenal sebagai herpes kelamin (herpes simplex). Hal ini sering mengakibatkan penis terasa gatal maupun Miss V gatal.

Baik pada kulit maupun kelamin, keduanya bisa menular. Sehingga butuh pengobatan yang intensif untuk mengatasinya.

Kapan Harus Ke Dokter?

Bagi sahabat pandawa mengalami keluhan gatal pada kulit terus menerus atau mengalami salah satu gangguan kulit seperti di atas. Jangan ragu untuk periksakan diri kamu ke dokter ahlinya.

Kamu pun bisa berkunjung pada dokter spesialis kulit atau kelamin, seperti Klinik Pandawa. Salah satu klinik penyakit kulit dan kelamin terpercaya ini telah berpengalaman mengatasi berbagai keluhan gatal pada kulit dan atau kelamin.

Bagi Sahabat Pandawa yang ingin berkonsultasi dengan dokter ahli kami dan reservasi di nomor 0821-1141-0672/021-6231-3337 (telepon/SMS/WA) atau melalui link layananKami siap melayani.

Jam Operasional Klinik Pandawa

Senin-Sabtu (10:00 - 18:00)
Minggu (12:00 - 18:00)