Gedung Baja Tower B, Ground Floor 2. Jl. Pangeran Jayakarta No. 55.Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat 10730

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Sering Ganti Pasangan? Ini Gejala Gonore yang Mengancam

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Kencing nanah atau dikenal dengan gonore merupakan salah satu penyakit infeksi menular seksual (IMS) yang bisa menginfeksi pria dan wanita yang sudah aktif berhubungan seksual. Penyebab dari gonore ini disebabkan oleh bakteri. Dikarenakan penyakit menular seksual, penularan bakteri ini pun melalui cairan organ vital. Penyakit ini seringnya menyerang area saluran kemih, anus, kelamin, mata dan mulut. Lalu, seperti apa tanda dan gejala gonore pada wanita dan gejala gonore pada pria? Simak terus artikel di bawah ini, ya!

Mengenal Penyakit Gonore ( Kencing Nanah )

Di Amerika sendiri, selain raja singa, penyakit gonore menempati urutan kedua dari daftar penyakit menular seksual yang paling sering dilaporkan. Penyebabnya antaralain oleh karena bakteri Neisseria Gonorrhoeae atau Gonococcus. Penularan dapat terjadi melalui kontak dengan mukosa orang terinfeksi gonore. Infeksi gonore paling banyak diderita oleh kelompok umur 15-35 tahun.

Seperti yang telah disebutkan di atas, penyakit gonore ditularkan melalui hubungan seksual vaginal, anal, dan oral dengan pasangan yang terinfeksi bakteri Gonorrhoeae. Gonore juga dapat ditularkan melalui ibu yang sedang mengandung kepada bayi yang ada dalam kandungannya selama proses melahirkan bayi.

Gejala Gonore

Soal gejala dari penyakit ini, biasanya tak selalu memberikan gejala langsung pada saat pertama kali terinfeksi. Gejala gonore biasanya muncul sekitar 10-20 hari setelah infeksi.

Ketika gejala mulai muncul, kamu lebih baik mendapatkan pengobatan sesegera mungkin. Bila tidak diatasi, gonore dapat memicu ruam, demam, dan akhirnya nyeri sendi.

Sayangnya, tidak semua orang menyadari gejala gonore yang muncul dari penyakit menular seksual ini. Bahkan ada yang mengidap kondisi ini, tetapi tanpa menunjukkan tanda-tanda yang ada dan biasanya disebut nonsymptomatic carrier alias pembawa non gejala. Baik pria dan wanita memiliki perbedaan gejala gonore, diantaranya;

Gejala gonore pada wanita

Beberapa wanita sulit mengenali tanda dan gejala gonore ini, sebab tanda yang timbul memiliki kemiripan dengan infeksi lain.

Gejala gonore pada wanita ini awalnya tidak terbentuk dengan jelas, seperti infeksi jamur vagina pada umumnya, sehingga beberapa perempuan salah menebak infeksi yang diidapnya. Berikut beberapa tanda dan gejala gonore pada wanita:

  • Perubahan cairan vagina (berair, menyerupai krim, sedikit kehijauan)
  • Adanya sensasi nyeri dan rasa panas ketika buang air kecil
  • Frekuensi buang air kecil yang cukup sering
  • Timbulnya bercak-bercak darah meski tidak sedang menstruasi
  • Rasa nyeri ketika melakukan hubungan seksual
  • Rasa nyeri juga dirasakan pada perut bagian bawah atau nyeri panggul
  • Bengkak pada vulva
  • Rasa terbakar atau panas di tenggorokan (ketika sudah melakukan oral seks)
  • Demam

Gejala gonore pada pria

Begitupun pada gejala gonore pada pria. Sebagian besar kurang menyadari tanda-tanda bila ia telah mengidap gonore.

Gejala yang paling sering dan paling pertama bisa dikenali adalah adanya rasa panas atau sensasi terbakar pada saat buang air kecil. Setelah itu akan diikuti oleh gejala lainnya berupa:

  • Adanya nanah yang keluar dari penis (tetesan cairan) berwarna putih, kuning, krem atau kehijau-hijauan)
  • Frekuensi buang air kecil yang cukup sering
  • Bengkak dan kemerahan pada bukaan atau kulup penis
  • Bengkak atau nyeri pada testis
  • Sakit tenggorokan yang datang terus-menerus

Sewaktu telah diobati, infeksi ini bisa jadi masih bertahan di tubuh selama beberapa hari. Meski jarang ditemui, pada beberapa kasus gonore dapat menyebabkan kerusakan pada tubuh, khususnya urethra dan testis. Rasa nyeri juga dapat dirasakan hingga ke rektum.

Apa penyebab gonore?

Salah satu penyakit infeksi menular seksual ini disebabkan oleh bakteri bernama Neisseria gonorrhoeae. Bakteri ini tertarik pada selaput lendir dari tubuh kamu atau pada daerah hangat dan lembap di saluran reproduksi, seperti leher rahim, saluran rahim, dan saluran tuba pada wanita, dan di uretra pada wanita dan pria.

Dalam lingkungan ini, bakteri dapat tumbuh dan berkembang biak. Bakteri Neisseria gonorrhoeae penyebab kencing nanah ini sering tertular dari satu orang ke orang lain selama kontak seksual, termasuk pada hubungan oral, anal, atau vagina.

Cara mencegah gonore

Sahabat pandawa, selain harus periksa ke dokter juga bisa mencegah penyakit gonore makin parah. Seperti dengan tidak bergonta-ganti pasangan seksual dan hanya satu orang saja. Kemudian, melalukan hubungan seksual aman dengan pengaman. Dan, melakukan tes penyakit kelamin bersama pasangan.

Faktor risiko

Beberapa faktor risiko terinfeksi penyakit kencing nanah atau gonore, seperti:

  • aktif secara seksual
  • memiliki pasangan seks yang baru, penderita IMS (heteroseksual, biseksual dan homoseksual)
  • memiliki banyak pasangan seksual
  • pernah didiagnosis gonore sebelumnya
  • memiliki infeksi menular seksual lainnya
  • tidak menggunakan pengaman

Komplikasi dan Bahaya

Penyakit gonore atau kencing nanah memiliki komplikasi yang dapat memicu terjadinya berupa infertilitas/ kemandulan, baik pada pria maupun wanita. Bagi wanita, infeksi gonore yang tidak ditangani atau tidak mendapat pengobatan hingga tuntas, dapat menyebar dari serviks (leher rahim) menuju uterus (rahim), tuba falopi (saluran telur), dan ovarium (indung telur) dan menyebabkan penyakit radang panggul. Penyakit kencing nanah atau gonore ini tentu dapat menyebabkan kemandulan maupun komplikasi pada kehamilan dan persalinan.

Sedangkan itu, pada pria, infeksi kencing nanah bisa meluas melalui saluran kencing (uretra) menuju buah zakar, epididimis, dan merusak proses pembentukan sperma di dalamnya. Begitu juga, penyakit gonore pun bisa menyerang kelenjar prostat.

Bakteri penyebab gonore ini juga dapat menjalar melalui darah ke area lain pada tubuh, termasuk sendi-sendi. Infeksi sistemik ini dapat menyebabkan demam, ruam merah pada kulit, nyeri sendi, dan lain-lain.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Segera hubungi dokter, apabila Sahabat Pandawa merasakan atau memiliki salah satu gejala gonore, antara lain, seperti;

  • Sensasi panas ketika buang air kecil
  • Cairan amis atau kuning seperti nanah dari penis, vagina, atau dubur
  • Jika pasangan kamu telah didiagnosis dengan penyakit ini

Datanglah ke klinik kulit dan kelamin terbaik bersama pasanganmu untuk mengikuti sejumlah pemeriksaan dan pengobatan yang tepat untuk penyakit kencing nanah atau gonore ini.

Klinik Pandawa ahli mengatasi permasalah kulit dan kelamin, juga penyakit menular seksual selain gonore, seperti sifilis atau raja singa.

Apabila Sahabat Pandawa membutuhkan informasi dan pengobatan lebih lanjut maka bisa melakukan KONSULTASI ONLINE GRATIS dengan dokter kami melalui layanan konsultasi. Sahabat Pandawa juga dapat menghubungi kami melalui nomor 0821-1141-0672/ 021-62313337 Whatsapp / SMS/ telp. Segala rahasia medis terjamin

Jam Operasional Klinik Pandawa

Senin-Sabtu (10:00 - 18:00)
Minggu (12:00 - 18:00)