Gedung Baja Tower B, Ground Floor 2. Jl. Pangeran Jayakarta No. 55.Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat 10730

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Waspada Radang Panggul pada Wanita, Ketahui Gejalanya Sekarang

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Sahabat pandawa pernah merasakan nyeri di perut bagian bawah, haid tidak teratur, atau alami pendarahan di luar masa haid? Bisa jadi kamu sedang mengalami gejala radang panggul. Gangguan ini bisa merusak sistem reproduksi yang bisa mengakibatkan kesulitan hamil. Sebab itu, kamu sebaiknya datangi dokter ahli untuk mendapatkan penanganan yang tepat agar tidak berkomplikasi lebih parah.

gejala radang panggul

Apa Itu Penyakit Radang Panggul?

Penyakit radang panggul atau pelvic inflammatory disease (PID) ini seringnya dialami oleh seorang wanita yang telah aktif berhubungan seksual dengan usia rata-rata 15 hingga 25 tahun ke atas. Gejala radang panggul atau PID ini juga sering menimbulkan nyeri bagian panggul atau perut bawah. Salah satu penyebab penyakit radang panggul ini adalah infeksi bakteri akibat infeksi menular seksual.

Sementara penyakit radang panggul ini merupakan infeksi yang terjadi di area reproduksi wanita alias panggul. Dimana meliputi tuba falopi, ovarium, serviks, dan rahim. Radang panggul ini menjadi salah satu mimpi buruk bagi setiap wanita, sebab cukup membahayakan dan meresahkan.

Bagi sahabat pandawa yang aktif melakukan seksual, berganti-ganti pasangan, dan melakukan seks bebas, perlu berhati-hati dengan salah satu penyakit kewanitaan ini. Untuk penanganannya pun kamu harus mencari tahu dahulu penyebab gejala radang panggul terjadi.

Apa Penyebab Penyakit Radang Panggul?

Dibeberapa kasus yang ditemukan, gangguan panggul ini disebabkan oleh infeksi bakteri yang menyebar di area vagina ataupun leher rahim (serviks), hingga pada ovarium.

Rata-rata bakteri chlamydia trachomatis dan gonore penyebab infeksi menular seksual menjadi dalang penyakit radang panggul ini terjadi. Adapula beberapa infeksi lain yang bisa memicu gangguan panggul ini seperti herpes simplex virus (HSV), garnella vaginalis, ataupun mycoplasma genitalium.

Selain bakteri penyebab penyakit kelamin, ada juga beberapa kondisi lain yang berpotensi meningkatkan risiko radang panggul pada wanita.

Misalnya saja, bakteri yang mungkin saja masuk ke vagina saat melahirkan, aborsi, memasang alat KB spiral, atau menjalani prosedur untuk menangani keguguran.

Baca juga: Miss V Melonggar, Benarkah Akibat Sering Berhubungan Seks?

Apa saja gejala radang panggul?

Perlu diketahui pada tiap wanita bisa saja mengalami beberapa gejala radang panggul yang berbeda, atau bahkan tidak mengalami tanda-tanda. Dan banyak wanita yang tidak menyadarinya. Adapun beberapa tanda-tanda atau gejala radang panggul, diantaranya:

  • Nyeri panggul atau perut bagian bawah
  • Nyeri ketika buang air kecil
  • Nyeri saat berhubungan seksual (dispareunia)
  • Keluar perdarahan di luar menstruasi atau setelah berhubungan seksual
  • Menstruasi menjadi lebih deras dan lebih lama (menorrhagia)
  • Mual dan muntah
  • Demam
  • Mudah merasa lelah atau tidak enak badan
  • Keputihan menjadi lebih banyak, berbau tak sedap, serta berubah warna menjadi kekuningan atau kehijauan

Dengan kamu telah mengetahui gejala radang panggul di atas, semoga kedepannya kamu bisa lebih waspada dan jangan ragu untuk konsultasikan segera ke dokter ahli di bidangnya.

Baca juga: Inilah Penyebab Keputihan Tak Normal pada Wanita yang Wajib Kamu Ketahui

Faktor risiko

Risiko mengalami gejala radang panggul akan semakin besar jika seorang wanita memiliki beberapa faktor berikut:

  • Berusia kurang dari 15-25 tahun
  • Aktif secara seksual
  • Berganti-ganti pasangan seksual
  • Memiliki pasangan yang berganti-ganti pasangan seksual
  • Berhubungan seksual tanpa pengaman
  • Melakukan douching vagina atau cuci vagina secara rutin
  • Memiliki riwayat radang panggul atau infeksi menular seksual
  • Penggunaan alat kotrasepsi IUD (hanya dalam 3 minggu sejak pemasangan)

Komplikasi Radang Panggul

Bila kamu mengalami gejala gejala radang panggul yang mencurigakan dan tidak menanggapi cepat maka ada beberapa hal yang berpotensi memicu komplikasi. Sejumlah komplikasi yang bisa terjadi meliputi:

  1. Area panggul alami sakit yang berkepanjangan bisa berminggu minggu bahkan berbulan bulan.
  2. Abses atau bisul di area tuba falopi, rahim, maupun ovarium. Bila tak ditangani maka akan membahayakan nyawa.
  3. Kehamilan ektopik atau kehamilan yang berada di luar rahim.
  4. Kesulitan hamil. Tentunya bila tak tertangani dengan cepat maka penyakit radang panggul ini bisa sebabkan infertilitas atau gangguan kesuburan.

Baca juga: Nyeri Panggul Bisa Dialami Wanita & Pria, Cari Tahu Penyebabnya

Diagnosis

Untuk menjalani pengobatan, sebelumnya kamu akan dianjurkan untuk menjalani beberapa pemeriksaan. diantaranya seperti;

  • Pemeriksaan panggul dan kondisi fisik. Pemeriksaan ini bertujuan untuk melihat ada atau tidaknya rasa nyeri pada leher rahim (serviks), rahim, maupun ovarium dan tuba falopi. Selanjutnya juga dokter akan menanyakan aktifitas seksual kamu.
  • Pemeriksaan sampel vagina. Dokter akan mengambil sedikit sempel cairan vagina untuk diperiksa di bawah mikroskop. Melalui langkah ini akan diketahui adakan penyebab bakteri atau penyakit lain pemicu radang panggul.
  • Tes darah. Melalui tahap pengambilan darah untuk memastikan keberadaan infeksi menular seksual dan lainnya.

Apabila hasil pemeriksaan di atas memperlihatkan bahwa kamu memang mengalami gejala radang panggul, dokter akan memberikan antibiotik untuk menyembuhkannya. Obat ini harus dihabiskan sesuai dengan anjuran dokter agar tidak memicu komplikasi resistensi antibiotik.

Kamu pun jangan khawatir, gangguan panggul ini bisa disembuhkan. Sebab itu, segera periksakan kondisi kamu ke dokter ahli apabila mengalami kondisi yang mencurigakan. Jangan sampai gejala radang panggul berlarut-larut hingga berujung pada komplikasi yang tidak diinginkan.

Pengobatan Radang Panggul di klinik pandawa

Jika sahabat pandawa merasakan salah satu gejala radang panggul (pelvic inflammatory disease) akhir-akhir ini, jangan ragu untuk konsultasikan pada dokter. Semakin cepat dideteksi maka akan semakin cepat dilakukannya pengobatan.

Butuh informasi atau pengobatan lebih lanjut? Silakan berkonsultasi dengan layanan kami secara gratis di melalui 0821-1141-0672 (WA/TLPS/SMS) atau dapat mengklik link KONSULTASI GRATIS.

Jam Operasional Klinik Pandawa

Senin-Sabtu (10:00 - 18:00)
Minggu (12:00 - 18:00)