Gedung Baja Tower B, Ground Floor 2. Jl. Pangeran Jayakarta No. 55.Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat 10730

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Selain Luka di Kelamin Ini Dia Gejala Raja Singa yang Perlu Diketahui

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Sahabat Pandawa pernah mendapati luka di kelamin? Bisa jadi itu pertanda gejala raja singa. Pasalnya, tak cuma diketahui dari luka di kelamin saja, namun ada beberapa ciri penyakit raja singa yang dapat dikenali melalui tingkatannya. Penyakit raja singa atau sifilis merupakan infeksi menular seksual. Penyakit ini sebabkan oleh bakteri treponema pallidum ditularkan melalui kontak langsung dengan luka di kulit dan selaput lendir.

Ada empat tahapan gejala raja singa diantaranya primer, sekunder, laten dan tersier. Keempatnya memiliki gejala dan ciri penyakit raja singa yang berbeda. Dalam beberapa kasus, gejala raja singa atau sifilis ini bisa saja tak muncul selama beberapa waktu lamanya.

Tahapan ini akan terus berkembang menjadi penyakit raja singa yang lebih parah. Gejala raja singa atau sifilis ini juga bisa menentukan tingkat keparahannya. Penyakit raja singa bisa diobati dengan sukses pada tahap awal. Maka dari itu penting untuk mengetahui gejala penyakit raja singa sejak awal.

Gejala Raja Singa

Gejala raja singa atau sifilis digolongkan sesuai dengan tahap perkembangan penyakitnya. Tiap jenis sifilis memiliki gejala yang berbeda-beda. Berikut adalah penjelasannya:

Primer

Gejala raja singa pertama yaitu adanya luka di kelamin, tidak ada rasa sakit, kencang dan bulat seperti sariawan yang disebut chancres. Luka di kelamin ini muncul sekitar 3 minggu setelah terinfeksi. Selain luka di kelamin bisa muncul di mana pun bakteri memasuki tubuh seperti dalam mulut, telapak tangan hingga anus.

Banyak orang yang menderita sifilis tidak memperhatikan chancre ini karena mulanya tidak ada rasa sakit, dan tak terlihat. Luka di kelamin ini memang tidak memberikan rasa sakit, hanya saja sangat menular. Rata-rata, sakitnya muncul sekitar tiga minggu setelah infeksi, tetapi bisa memakan waktu antara 10 dan 90 hari untuk muncul.

Chancres menghilang dalam waktu 3 hingga 6 minggu, tetapi, tanpa pengobatan, penyakit ini dapat berlanjut ke fase berikutnya. Sifilis ditularkan melalui kontak langsung dengan luka di kelamin bisa terjadi selama aktivitas seksual, termasuk seks oral.

Sekunder

Dalam beberapa minggu setelah timbulnya luka di kelamin, ciri penyakit raja singa selanjutnya akan muncul ruam-ruam pada tubuh dari leher hingga pinggang, termasuk pada telapak tangan dan kaki. Ruam ini biasanya tidak gatal dan dapat disertai luka seperti kutil di mulut atau area genital.

Beberapa orang juga mengalami demam, sakit tenggorokan, sakit kepala, penurunan berat badan, kelelahan, dan pembengkakan kelenjar getah bening. Sifilis sekunder yang tidak diobati dapat berlanjut ke tahap laten dan tersier.

Laten

Sifilis laten terjadi dan berkembang dari tahap kedua (sekunder) dan tahap ketiga (tersier). Pada tahap laten, Sahabat Pandawa tidak mengalami ciri penyakit raja singa apa pun dari penyakit ini. 

Tahap laten ini bisa bertahan selama bertahun-tahun. Ciri dan gejala bisa saja tidak kembali lagi, atau justru berkembang menjadi tahap ketiga, yaitu sifilis tersier. 

Tersier

Dalam tahap ini, sifilis akan merusak otak, saraf, mata, jantung, aliran darah, hati, tulang, dan otot. Tahap 3 dari gejala raja singa muncul 10 sampai 40 tahun setelah infeksi awal.

Penyebab

Seperti yang telah disebutkan di atas, penyebab raja singa sendiri karena adanya bakteri bernama Treponema pallidum. Infeksi ini awalnya terjadi karena adanya kontak seksual.

Bakteri masuk ke tubuh melalui celah atau luka di kulit ataupun selaput lendir Anda, setelah melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi raja singa.

Perlu diketahaui bila Penyakit raja singa ini tidak bisa menular lewat penggunaan toilet umum, bak mandi, pakaian, peralatan makan, atau dari gagang pintu, kolam renang, dan pemandian air panas. Raja singa menular selama tahap primer dan sekunder, dan kadang-kadang pada tahap laten awal.

Kapan saya harus menemui dokter?

Segera hubungi dokter ahli bila Sahabat Pandawa dan pasangan mengalami hal yang sama atau mengeluarkan cairan yang tidak biasa, terasa sakit atau muncul ruam, terutama jika terjadi di area vital.

Faktor risiko

Faktor apa yang meningkatkan risiko Sahabat Pandawa terjangkit sifilis?

Seseorang yang terinfeksi HIV lebih rentan pada penularan dan menjadi penyebar sifilis. Sekali Sahabat Pandawa tertular sifilis, bukan berarti Anda akan kebal terhadap infeksi sejenis. Sahabat Pandawa bisa terinfeksi lagi dan lagi. Penularan raja singa juga dapat terjadi dari ibu hamil ke janinnya (sifilis kongenital/bawaan).

Selain itu, tidak menjalani prinsip berhubungan seks yang aman juga dapat membuat Sahabat Pandawa berisiko terkena penyakit raja singa seperti:

  • Tidak menggunakan pengaman
  • Bergonta-ganti pasangan seks
  • Melakukan hubungan seks sesama jenis

Komplikasi Luka di Kelamin

Komplikasi yang mungkin terjadi pada orang dengan penyakit raja singa adalah;

  • Adanya tumor atau benjolan kecil yang disebut gumma dimana dapat berkembang pada tulang, kulit atau organ lain di tahap akhir raja singa.
  • Masalah saraf. Seperti; stroke, meningitis, sakit kepala, disfungsi seksual pria (impotensi) hingga masalah penglihatan
  • Infeksi HIV. Pada orang dewasa dengan raja singa yang ditularkan secara seksual diperkirakan memiliki 2 hingga 5 kali lipar tertular HIV. Luka di kelamin ini dapat berdarah dengan mudah, hingga memudahkan HIV memasuki aliran darah Anda selama aktivitas seksual.
  • Komplikasi pada janin. Meningkatkan risiko keguguran, atau kematian bayi setelah beberapa hari setelah kelahiran.

Pengobatan Raja Singa di Klinik Pandawa

Pengobatan tergantung pada tahapan raja singa. Ketika telah didiagnosis pada tahap awal, pengobatan raja singa tergolong mudah. Strategi pengobatan akan tergantung pada gejala raja singa dan berapa lama Sahabat Pandawa telah merasakan keanehan ini.

Pengobatan untuk raja singa tidak membuat Anda kebal. Artinya, Sahabat Pandawa tetap bisa menderita penyakit ini lebih dari sekali. Apabila pemeriksaan Sahabat Pandawa positif, pasangan Anda juga harus diperiksa dan diobati.

Klinik Pandawa, terpercaya mengatasi penyakit kulit dan kelamin serta infeksi menular seksual salah satunya penyakit raja singa yang berbahaya ini.

Apabila Sahabat Pandawa membutuhkan informasi dan pengobatan lebih lanjut maka bisa melakukan KONSULTASI ONLINE GRATIS dengan dokter kami melalui layanan konsultasi. Sahabat Pandawa juga dapat menghubungi kami melalui nomor 0821-1141-0672/ 021-62313337 Whatsapp / SMS/ telp. Segala rahasia medis terjamin.

Jam Operasional Klinik Pandawa

Senin-Sabtu (10:00 - 18:00)
Minggu (12:00 - 18:00)