Gedung Baja Tower B, Ground Floor 2. Jl. Pangeran Jayakarta No. 55.Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat 10730

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Wajib Kamu Tahu, Inilah 6 Macam Hormon pada Wanita serta Cara Meningkatkan!

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Sahabat pandawa pernah nggak sih suka tiba-tiba mood berubah, sensitive, agak emosinal apalagi kalau mendekati menstruasi? Atau Kamu pernah berhadapan dengan orang seperti itu? Untuk para pria mohon dimengerti yaa… Mungkin itu karena hormonnya sedang tak seimbang. Soalnya dalam tubuh wanita sendiri itu memiliki banyak hormon-hormon yang mana membantu mengendalikan fungsi tubuh, seperti pertumbuhan, menjaga daya tahan tubuh hingga sistem reproduksi. Lantas, apa saja macam hormon pada wanita ini dan bagaimana fungsinya? Klinikpandawa.id akan menjelaskan selengkapnya di bawah ini.

hormon pada wanita

Bagi kaum wanita pasti sering memanfaatkan atau menyalahkan hormon ketika mereka mulai berperilaku sedikit aneh, emosional maupun tak rasional. Mulai dari cenderung emosinal, mudah marah hingga lebih sensitif dari biasanya. Pantas saja, ini memang berhubungan dengan hormon pada wanita.

Namun, meski hormon di wanita kerap menjengkelkan diri sendiri maupun orang lain yang terkena imbasnya, perannya sangatlah penting. Hormon wanita ini turut berperan dalam tiap aspek kehidupan kewanitaan, seperti yang paling signifikan pada masa kehamilan hingga wanita melahirkan.

Macam Hormon pada wanita

Bersamaan proses alami tubuh yang dilalui semua wanita beragam perubahan pun dialami, diawali dari fase puber, ovulasi, menstruasi, kehamilan, menyusui hingga menopause. Berbagai proses ini terjadi berkat adanya macam-macam hormon pada wanita.

Hormon sendiri merupakan zat kimia yang diproduksi oleh sistem endokrin dalam tubuh serta berfungsi untuk membantu mengendalikan hampir semua fungsi tubuh. Seperti menjaga daya tahan tubuh, membantu pertumbuhan, hingga cara kerja berbagai sistem organ, termasuk organ reproduksi.

Berikut ini beberapa macam hormon pada wanita

Estrogen

Hormon wanita yang pertama yaitu ada Estrogen. Dimana merupakan hormon yang diproduksi oleh ovarium. Hormon ini bekerja untuk membantu mengembangkan dan mengubah tubuh selama pubertas, termasuk pengembangan fungsi organ seksual dan menjamin proses ovulasi dalam siklus bulanan.

Pada saat wanita hamil, maka hormon estrogen ini berfungsi untuk mendukung perkembangan plasenta, payudara, hingga janin. Selain itu, hormon ini juga membantu tulang-tulang dan memengaruhi jantung, otak dan kerja otot pada tubuh.

Penurunan produksi estrogen dapat menyebabkan berbagai gangguan, seperti menstruasi tidak teratur, vagina kering, suasana hati yang tidak menentu, menopause dan osteoporosis pada wanita yang lebih tua.

Progesterone

Hormon wanita yang kedua ini juga tak kalah penting, yaitu progesterone. Dimana hormon ini bisa meningkat pada saat proses ovulasi dan akan terus naik hingga puncaknya selama proses kehamilan.

Progesteron hormonal menolong mengatur siklus datang bulan serta mempersiapkan badan wanita untuk hamil. hormon progesteron pada wanita ini punya keterkaitan dengan masa kesuburan seorang wanita karena bertanggung jawab atas lancar tidaknya menstruasi, hamil, hingga risiko komplikasi saat hamil.

Progesteron ini juga bertugas menyiapkan dinding rahim agar siap menerima telur yang dibuahi sehingga bisa berkembang. Tidak hanya itu progesteron hormonal juga bisa menghindari kontraksi otot rahim yang dapat menyebabkan dinding rahim seolah-olah mereka menolak telur.

Testoteron

Dalam tubuh wanita ada juga hormon testosteron, tetapi tidak sebanyak produksi testosteron pada pria. Hormon ini berfungsi mengatur gairah ataupun vitalitas seksual, serta menjaga kesehatan Miss V, payudara serta kesuburan.

Follicle Stimulating Hormon

Dalam tubuh wanita juga terdapat hormon FSH, yang bertanggung jawab dan bertugas dalam ovulasi bulanan. Hormon ini diproduksi di kelenjar hipofisis, yang berperan penting pada sistem reproduksi.

Apabila tingkat hormon ini berkurang, menandakan bahwa wanita belum bisa ovulasi, alami gangguan kelenjar hipofisis, atau itu juga bisa berarti kehamilan.

Sebaliknya, bila kadar hormon ini tinggi, bisa jadi menandakan wanita memasuki masa menopause, keberadaan tumor di dalam kelenjar hipofisis, ataupun gejala dari sindrom Turner.

Luteinizing hormon

Selain FSH ada hormon Luteinizing Hormon. Hormon wanita ini bertanggung jawab untuk membantu tubuh mengatur siklus menstruasi dan ovulasi. Sebab itu, hormon ini juga berperan pada masa-masa puber. Hormon ini juga dihasilkan oleh kelenjar hipofisis di otak.

Umumnya, kadar hormon pada wanita akan meningkat saat menstruasi dan setelah menopause. Kalau kadar LH yang terlalu besar pada tubuh wanita maka kemungkinan bisa menimbulkan gangguan reproduksi.

Oksitosin

Hormon oksitosin yang dihasilkan oleh kelenjar hipofisis di otak ini umumnya akan meningkat selama kehamilan, terutama ketika mendekati persalinan.

Pada saat hormon ini terbilang tinggi, rahim akan terangsang untuk berkontraksi dan mempersiapkan selama persalinan. Setelah itu, hormon ini juga bertanggung jawab merangsang kelenjar payudara untuk menghasilkan ASI.

Baca juga: Penebalan Dinding Rahim pada Wanita, Ini Dia Gejala dan Penyebabnya

Cara mengatasi kekurangan hormon pada wanita

Para ahli menyarankan beberapa tips untuk bisa meningkatkan hormon wanita, diantaranya seperti:

  • Melakukan diet sehat

Bila kamu termasuk obesitas atau berat badan berlebih dianjurkan mulai melakukan diet sehat. Pasalnya melalui program diet ini bisa membuat datang bulan menjadi lebih teratur dan meningkatkan peluang kamu untuk hamil. Jangan lupa juga untuk konsumsi makan makanan sehat.

  • Hindari stress dan tidur cukup

Seperti yang kita tahu stress juga bisa menyebabkan perubahan kadar serum dalam hormon pada tubuh, seperti glukokotikoid, katekolamin, hormon pertumbuhan dan prolaktin. Cobalah untuk melakukan hal-hal positif seperti beribadah. Kamu juga baiknya istirahat cukup setidaknya 8 jam per hari.

  • Olahraga teratur

Olahraga bisa membantu kamu untuk menyeimbangkan hormon dalam tubuh. Olahraga sendiri mampu memperkuat sistem endokrin yang akan mengatur hormon dalam tubuh. Olahraga juga bisa mengurangi stres, membantu tidur lebih berkualitas, dan menjaga berat badan.

  • Hindari bahan kimia

Bahan kimia secara tak diketahui bisa masuk ke dalam tubuh melalui berbagai cara. Karena itu jangan kamu sepelekan, sebab bisa mengganggu keseimbangan hormon kamu juga. Makanan yang mengandung pestisida, pembersih ruangan, wadah plastik yang kamu gunakan untuk makanan, dan produk perawatan tubuh yang dipakai, harus kamu perhatikan.

Itulah beberapa penjelasan macam hormon perempuan sekaligus dengan fungsinya. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan kamu ya. Untuk kamu merasa pernah mengalami gangguan hormon atau reproduksi, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan pengobatan yang tepat. Hubungi kami melalui 0821-1141-0672/ 021-62313337 atau langsung klik KONSULTASI GRATIS.

Referensi:
Womens Health. Reproductive health and mental health
NHS.uk. Addisons disease
WebMD. What are Hormones?
MedicineNet. Medical Definition of Estrogen
Healthline. 12 Natural Ways to Balance Your Hormones

Jam Operasional Klinik Pandawa

Senin-Sabtu (10:00 - 18:00)
Minggu (12:00 - 18:00)