Tak Hanya Gonore, Infeksi Menular Seksual Mycoplasma Genitalium Juga Berbahaya

Sahabat Pandawa, tahukah bila selain penyakit infeksi menular seksual Gonore ada penyakit menular lainnya yang berbahaya? Yup… Selain Gonore, ternyata ada yang perlu diwaspadai. Yaitu penyakit Mycoplasma Genitalium.

Keberadaan penyakit dalam tubuh ini dipicu oleh sejumlah bakteri kotor dan bisa menyebar lewat hubungan seksual. Sama dengan infeksi menular seksual lainnya, penyakit kelamin ini bisa menyebabkan gangguan kesehatan dan organ reproduksi baik pria maupun wanita. Lebih jelasnya, yuk, kita bahas bersama mengenai penyakit mycoplasma genitalium di bawah ini.

mycoplasma genitalium

Apa itu Mycoplasma genitalium?

Berdasarkan WebMD, mycoplasma genitalium merupakan penyakit infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri penyebab mycoplasma genitalium menyebar melalui hubungan seksual secara penetrasi bersama dengan orang yang sudah terinfeksi.

Mycoplasma genitalium bisa menyebabkan inflamasi pada bagian uretra pada pria hingga mengeluarkan cairan dari penis, rasa sakit sewaktu buang air kecil. Pada wanita sendiri, penyakit kelamin ini menyebabkan inflamasi atau gangguan pada organ reproduksinya seperti rahim dan tuba falopi.

Seringnya si penderita akan mengalami sakit pada bagian perut bawah, demam, hingga mengalami pendarahan. Dalam beberapa kasus juga penyakit kelamin ini bisa sebabkan kemandulan.

Para ahli kesehatan seksual juga telah memberi peringatan oleh karena jumlah kasus penyakit kelamin ini semakin meningkat. Para ahli kesehatan juga telah mengetahui tentang bakteri ini sejak 1980-an, tetapi sebuah penelitian baru-baru ini menunjukkan peningkatan bahwa lebih dari 1 dari 100 orang dewasa bisa mengidapnya.

Gejala Mycoplasma Genitalium

Penyakit Mycoplasma genitalium tidak selalu menimbulkan tanda dan gejala, jadi mungkin ketika Sahabat pandawa terinfeksi penyakit ini, tidak menyadarinya. Begitupun juga pada pria dan wanita memiliki gejala yang berbeda.

Pada pria, gejalanya adalah:

  • Mengeluarkan cairan dari penis.
  • Rasa terbakar, menyengat, atau sakit saat kita buang air kecil (radang uretra / uretritis).

Gejala untuk wanita adalah:

  • Mengeluarkan cairan dari vagina.
  • Rasa sakit saat berhubungan seks.
  • Pendarahan setelah berhubungan seks.
  • Rasa sakit di daerah panggul di bawah pusar.
  • Keputihan yang tidak normal.
  • Nyeri saat buang air kecil.

Bila Sahabat pandawa dan pasangan mengalami gejala mycoplasma genitalium seperti di atas atau merasakan perubahan lainnya. Segera kontrol dan lakukan pengecekan untuk segera ditangani dan mencegah komplikasi yang parah.

Faktor risiko mycoplasma genitalium

Berikut ini faktor faktor yang dapat menyebabkan seseorang rentan menderita penyakit ini antara lain:

  • Pria dan wanita dewasa dan aktif secara seksual
  • Tidak menggunakan pengaman
  • Bergonta-ganti pasangan seksual

Diagnosis

Untuk saat ini, sayangnya belum ada pengujian untuk mendiagnosis Mycoplasma genitalium yang sudah disetujui oleh FDA (Food and Drug Administration). Namun bila khawatir terjangkit mycoplasma genitalium, diagnosis bisa dilakukan lewat NAAT (Nucleic Acid Amplification Test). Dokter akan meminta sampel urin untuk diperiksa dengan asam nukleat (NAAT). Pun dokter akan mengambil sampel swab dari vagina, leher rahim, dan uretra.

Pencegahan penyakit menular seksual mycoplasma genitalium

Ada beberapa cara yang bisa Sahabat Pandawa lakukan untuk mencegah penyakit ini, yaitu dengan:

  • Menggunakan pengaman untuk hubungan seks vaginal dan anal.
  • Mycoplasma harus diobati dengan antibiotik. Antibiotik dapat berupa dosis tunggal atau dengan penggunaan yang lebih lama. Sesuai anjuran dokter
  • Tentu saja kontrol pengobatan berulang mungkin diperlukan.
  • Penting agar kita menghindari seks selama 7 hari setelah memulai perawatan. Ini untuk mencegah menginfeksi orang lain (jangan melakukan seks sebelum pengobatan antibiotik selesai).
  • Lakukan seks yang lebih aman dan bersih
  • Tes tindak lanjut harus dilakukan untuk memastikan bahwa pengobatan telah membersihkan infeksi.
  • Pasangan seksual juga perlu mengikuti pemeriksaan dan bila diketahui mengidap maka juga perlu pengobatan.

Komplikasi

Seperti yang telah disebutkan di atas, penyakit mycoplasma genitalium yang terlambat ditangani dapat memicu komplikasi dan bahaya yang perlu diwaspadai, diantaranya adalah

  • Sulit hamil
  • Serviks
  • Infeksi pada uretra pada pria
  • Infeksi saluran kemih

Kapan harus ke dokter?

Jika sahabat pandawa merasa sering bergonta-ganti pasangan, dan melakukan hubungan seksual tak aman, serta mengalami gejala mycoplasma genitalium seperti di atas. Jangan ragu untuk konsultasikan dan cek dengan ahlinya.

Kunjungi klinik kulit dan kelamin terbaik. Sahabat pandawa dan pasangan bisa kunjungi Klinik Pandawa untuk menjelaskan keluhan yang dialami dan riwayat seksual Sahabat pandawa dan pasangan.

Klinik pandawa ahli menangani penyakit kulit dan kelamin, seperti gonore, herpes, sifilis, kutil kelamin, erosi serviks dan penyakit menular seksual lainnya.

Klinik pandawa juga memiliki fasilitas yang lengkap dan memadai, seperti laboratorium terpercaya dan apotek.

Klinik Pandawa dapat dihubungi di nomor telepon 021-62313337 atau 0821-1141-0672 (telepon/SMS/WA) dan klik layanan konsultasi untuk berkonsultasi online dengan dokter kami secara gratis seputar penyakit dan keluhan Sahabat Pandawa.

Jam Operasional Klinik Pandawa

Senin-Sabtu (10:00 - 18:00)
Minggu (12:00 - 18:00)