Gedung Baja Tower B, Ground Floor 2. Jl. Pangeran Jayakarta No. 55.Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat 10730

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Nyeri Panggul Bisa Dialami Wanita & Pria, Cari Tahu Penyebabnya

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Tak hanya bisa dialami wanita, nyeri pinggul juga bisa dialami oleh pria. Siapa saja bisa mengalami nyeri pinggul dan tentu penyebabnya pun banyak. Nyeri panggul yang dialami bisa terasa ringan hingga kronis. Jika seseorang merasakan nyeri pada panggul lebih dari 6 bulan, kondisi tersebut bisa dikategorikan nyeri panggul kronis.

nyeri di area panggul bagian bawah perut ini bisa menimbulkan permasalahan pada tulang panggul, atau masalah pada organ reproduksi internal pada seseorang, apalagi pada wanita. Bagi wanita yang cenderung mengalami nyeri ini acap kali mengalami masalahnya di area vagina, leher rahim, saluran telur maupun pada indung telur.

Nyeri pada panggul secara umum bisa disebabkan oleh berbagai kondisi, meliputi infeksi saluran kemih, peradangan pada usus, hingga hernia.

Apalagi kalau nyeri dipanggul didampingi tanda-tanda lain yang bisa saja mengganggu aktivitas jangan tunda periksakan diri pada ahlinya.

nyeri panggul

Gejala Nyeri Panggul

Gejala yang bisa dialami bisa berbeda-beda tiap individu dan semua tergantung dari penyebab nyeri. Nah,baik wanita maupun pria, berikut berbagai gejala yang perlu kamu awasi diantara lain:

  • Keram saat menstruasi
  • Perdarahan, atau bercak diantara periode menstruasi dan pasca
  • Kesulitan atau nyeri saat buang air kecil
  • Diare atau konstipasi
  • Feses berdarah
  • Nyeri saat aktivitas seksual
  • Demam
  • Mengigil
  • Nyeri pada pangkal paha
  • Kembung
  • Gas yang berlebihan
  • Nyeri pada selangkangan

Ketika sakit pada area panggul disertai dengan satu atau lebih gejala seperti di atas, kamu wajib secepatnya berkonsultasi dengan ahlinya untuk mengetahui penyebab dan pengobatan yang tepat.

Baca juga: Hati hati Kuman Kelamin Ini Bisa Picu Infeksi Saluran Kemih, Kenali Gejalanya!

Pemicu Nyeri Pinggul

Ada banyak sekali kemungkinan penyakit yang memicu terjadinya nyeri dipanggul. Beberapa pemicu diantaranya meliputi:

Infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih atau ISK pasti kamu sudah sering mendengarnya. Sepenuhnya, infeksi ini dipicu oleh bakteri yang menyerang uretra, kandung kemih, hingga area ginjal. ISK bisa menyerang siapa saja, dan umumnya sering dialami oleh wanita.

Seringnya nyeri panggul akibat infeksi saluran kemih didampingi dengan rasa tak nyaman, nyeri saat buang air kecil, kencing terasa panas, warna urin pekat, mengalami demam dan nyeri punggung.

Infeksi menular seksual

Selain ISK tadi, nyeri pinggul juga bisa disebabkan oleh infeksi menular seksual atau IMS. penyakit infeksi menular sendiri terdiri penyakit gonore, klamidia, kandidia, sifilis, trikomoniasis, kondiloma, dan herpes kelamin.

Beberapa penyakit IMS ini bisa menimbulkan nyeri pinggul seperti pada gonore, klamidia dan kandidiasis. Nyeri panggul akibat IMS seringnya disertai juga dengan gejala urin bercorak pekat, keputihan berlebihan, hingga rasa nyeri tak tertahankan saat beraktivitas seksual dengan pasangan.

Hernia

Hernia atau dikenal dengan turun berok merupakan kondisi yang timbul pada saat organ dalam tubuh kamu tertekan dan mencuat melalui jaringan otot atau jaringan ikat di sekitarnya yang lemah. Akibatnya, akan terasa nyeri panggul tak tertahankan. Tetapi rasa nyeri ini hanya muncul ketika berada dalam posisi tertentu dan hilang saat berbaring.

Baik wanita dan pria pun bisa mengalami kondisi turun berok ini. Pada pria juga bisa merasakan nyeri dan bengkak di area testis.

Usus Buntu

Kalau nyeri panggul disertai dengan rasa sakit di perut bawah, bisa jadi pertanda usus buntu. Walau begitu, rasa sakit juga bisa terasa di area pusar dan perlahan ke arah perut kanan bawah. Biasanya, rasa nyeri semakin meningkat ketika menarik napas panjang, bersin, atau batuk.

Penderita pun bisa merasakan gejala seperti demam, mual-mual, tak nafsu makan, dan konstipasi (sembelit) atau diare.

Cytitis

Penyakit yang memicu nyeri panggul lainnya yaitu cystitis. Di mana peradangan kantung kemih karena ada infeksi di saluran kemih. Sehingga otomatis, akan terasa adanya tekanan dan rasa nyeri di perut bawah dan panggul.

Gejala cytitis seringnya akan mengalami demam tinggi, tidak bisa menahan pipis, ada darah di urin, dan berbau menyengat. Untuk mendetesi penyakit apa yang memicu terjadinya nyeri panggul, sebaiknya jangan tunda untuk periksakan diri ke dokter.

Diagnosis Nyeri Panggul

Diagnosis atau pendeteksian bertujuan untuk mencari tahu penyebab munculnya nyeri perut bagian bawah. Proses diagnosis biasanya diawali dengan pemeriksaan gejala, fisik, dan riwayat kesehatan pasien secara menyeluruh.

Selanjutnya, pemeriksaan bisa dilanjutkan dengan melakukan serangkaian prosedur pemeriksaan tambahan. Berikut prosedur yang bisa diterapkan untuk menentukan penyebab dari nyeri ini, diantaranya seperti:

  • Tes darah
  • Tes urine
  • USG panggul
  • MRI
  • Laparoskopi panggul
  • Sistoskopi
  • Kolonoskopi

Baca juga: Miss V Melonggar, Benarkah Akibat Sering Berhubungan Seks?

Faktor Risiko Nyeri Panggul

Beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan terjadinya kondisi ini, diantaranya:

  • Disfungsi dasar panggul (pelvic floor)
  • Aktivitas seksual tak aman, berisiko penyebaran penyakit infeksi menular seksual.
  • Gangguan kehamilan, seperti kehamilan ektopik atau keguguran.
  • Konstipasi (sembelit) berkepanjangan.

Baca juga: Kencing Terasa Sakit & Panas? Jangan Anggap Sepele, Cari Tahu Segera!

Pengobatan Nyeri Panggul

Pengobatan nyeri dipanggul akan disesuaikan dengan penyebabnya. Kamu sebaiknya berkonsultasi terlebih dulu dengan dokter guna mencari tahu pemicu pasti timbulnya nyeri dipanggul ini. Setelah pemicu terdeteksi, dokter akan segera lanjut menentukan langkah penanganan yang tepat.

Apabila nyeri dipanggul disebabkan oleh infeksi saluran kemih ataupun infeksi menular seksual, maka penanganan bisa dilakukan dengan pemberian antibiotik.

Untuk mendapatkan penanganan yang tepat dokter tentu akan menyesuaikan dengan penyebabnya. Dan tentu diagnosis serta pemeriksan fisik akan diterapkan.

Jika sahabat pandawa memiliki pertanyaan, jangan ragu untuk hubungi kami di nomor 0821-1141-0672 (GRATIS-WA/SMS/TLP) atau klik layanan konsultasi. Cepat deteksi, sebelum terlambat.

Referensi:
Healthline. pain-in-pelvis
NHS. pelvic-pain
WebMD. pelvic-pain-causes

Jam Operasional Klinik Pandawa

Senin-Sabtu (10:00 - 18:00)
Minggu (12:00 - 18:00)