Gedung Baja Tower B, Ground Floor 2. Jl. Pangeran Jayakarta No. 55.Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat 10730

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Dikira Gigitan Serangga, Kenali Penyakit Herpes Kelamin dan Pengobatannya

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Sahabat Pandawa, pernah mendapati gatal-gatal di area kelamin? Kemungkinan itu bukan disebabkan oleh gigitan serangga saja. Gatal-gatal di area kelamin juga bisa pertanda kemunculan penyakit herpes kelamin.  Bagi Sahabat Pandawa yang masih awam, Herpes kelamin merupakan salah satu jenis infeksi menular seksual yang bersifat kambuhan. Penyakit kelamin ini disebabkan oleh virus herpes simplex (HSV) yang ditularkan melalui hubungan seksual baik anal, vaginal maupun oral. Disangka gigitan serangga, gejala herpes ini menjadi sering disepelekan.  Lantas, bagaimana cara mengobati herpes dan apa saja bahaya herpes ini? Yuk, kita cari tahu bersama.

Seperti namanya, penyakit kelamin ini menyerang area kelamin pria maupun wanita. Berdasarkan data Badan Kesehatan Dunia (WHO), pada 2012 terdapat sekitar 417 juta orang mengidap herpes kelamin.

Di mana sekitar 267,3 juta di antaranya adalah wanita, sedangkan 150,1 juta lainnya adalah pria. Namun, estimasi ini bisa jadi tidak mengungkap angka sebenarnya. Apalagi jika mengingat, pembahasan infeksi atau penyakit menular seksual adalah sesuatu yang dianggap tabu.

Mengenal Penyakit Herpes Kelamin

cara mengobati penyakit herpes kelamin

Penyakit herpes kelamin terjadi disebabkan oleh infeksi virus herpes simpleks, terutama yang tipe HSV-2. Penyakit ini berpindah dan meluas lewat kontak seksual baik secara vagina, oral maupun anal.

Infeksi ini tetap akan ditularkan walaupun sang penderita tidak mengetahui bahwa ia menderita herpes genital, tidak memiliki keluhan, ataupun tanda-tanda infeksi.

Ketika terinfeksi, virus akan masuk melalui kulit, kemudian berjalan hingga mencapai serabut saraf di tulang belakang. Di saraf ini mereka dapat menjadi dorman atau inaktif kemudian menetap.

Virus dapat menjadi aktif kembali seiring berjalannya waktu dan melalui jalur saraf muncul kembali ke permukaan kulit. Saat inilah dapat terjadi gejala atau keluhan, dan bisa jadi tetap tidak diketahui.

Gejala biasa timbul dalam beberapa hari hingga minggu setelah paparan pertama kali, bahkan sampai tahunan bila gejala awal tidak terjadi. Terkadang penyakit kelamin ini dikira sebagai gigitan serangga, atau jerawat, infeksi jamur, infeksi bakteri, atau infeksi kandung kemih.

Keluhan yang terjadi dapat parah sejak pertama kali timbul, meliputi lenting kecil yang mudah pecah dan terbuka menghasilkan luka yang nyeri. Luka ini dapat sembuh dalam 2-4 minggu. Lenting dan luka dapat diikuti dengan gejala seperti flu dengan demam dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Gejala Herpes Kelamin

Dapatkah gejala herpes kelamin dikenali? Sebagian besar individu yang terinfeksi oleh HSV tidak mengetahui status infeksi mereka, karena umumnya tidak menunjukkan tanda dan gejala atau hanya menunjukkan tanda dan gejala yang ringan saja. Bila mendapati tanda dan gejala herpes kelamin umumnya timbul pada 2–12 hari setelah ekspos terhadap virus.

Tanda dan gejala herpes kelamin antaralain:

  • Rasa gatal-gatal bahkan nyeri di sekitar kelamin.
  • Bintik merah kecil atau lecet berwarna putih, yang dapat timbul beberapa hari hingga beberapa minggu setelah terinfeksi.
  • Luka pada genital, yang dapat menyebabkan kesulitan untuk berkemih.
  • Timbul keropeng bernanah, yang dipicu oleh krusta dari kulit ketika luka memasuki fase penyembuhan.

Saat keluhan pertama kali timbul, hal ini dapat disertai dengan tanda dan gejala yang menyerupai flu, seperti nyeri kepala, badan pegal, dan demam.

Luka dapat timbul saat seseorang terinfeksi, dan virus dapat ditularkan bila seseorang menyentuh luka tersebut lalu menggaruk atau menggosokkan tangan ke bagian tubuh lain, termasuk mata.

Pria dan wanita dapat mengalami luka pada bokong, paha, anus, mulut, dan uretra (saluran yang dilalui oleh urine dari kandung kemih saat proses berkemih). Untuk wanita dapat mendapati luka di area sekitar vagina, genitalia eksternal, dan serviks, sementara pria dapat mengalami luka pada penis dan skrotum.

Jenis herpes kelamin

Sebelum langsung ke topic cara mengobati herpes kelamin. Ada empat jenis herpes berdasarkan kemunculan gejala herpes kelamin antaralain;

1. Herpes kelamin primer, merupakan kondisi yang terjadi pasca kontak pertama kali dengan virus HSV. Kondisi ini ditandai dengan kemunculan berbagai gejala dan nyeri pada kulit.

2. Herpes kelamin rekurens (kambuhan), merupakan kondisi setelah gejala primer hilang. Kondisi ini ditandai gejala ringan, namun dapat kembali muncul. Kekambuhan ini dipicu oleh menurunnya daya tahan tubuh, stress, atau trauma.

3. Herpes kelamin asimtomatik, merupakan kondisi dimana seseorang telah terjangkiti virus HSV, namun belum menunjukkan gejala primer. Infeksi dapat dikenali melalui pemeriksaan darah.

4. Herpes kelamin atipik (tidak khas), merupakan kondisi yang tidak menunjukkan gejala dapat dikenali. Jenis ini terjadi pada 60 persen kasus herpes kelamin, sehingga menjadikannya sulit diidentifikasi. Jenis herpes kelamin ini cuma bisa dikenali dengan pengujian laboratorium, seperti pemeriksaan antibodi IgM dan IgG.

Penyakit Herpes kelamin sebenarnya tidak bisa menimbulkan kematian. Namun, penyakit kelamin ini merupakan penyakit kronis yang dapat kambuh secara periodis dan tidak bisa disembuhkan.

Penularan dan Bahaya Herpes

Penyakit herpes kelamin sebagian besar ditularkan melalui kontak dengan lesi, baik itu melalui ciuman (oral-oral), hubungan seks oral-genital, oral-anal, genital-genital, maupun genital-anal. Pasca kontak, masa inkubasi virus berkisar antara 2-7 hari, namun gejala baru akan timbul seiring penurunan daya tahan tubuh.

Bahaya herpes kelamin juga dapat ditularkan melalui kontak antar kulit dengan daerah yang terinfeksi, sekalipun tidak ada lesi yang dapat diamati secara langsung. Penyakit herpes kelamin primer bisa ditularkan pada ibu hamil terhadap anak yang dikandungnya, karena virus ini bisa mengalir melalui pembuluh darah hingga ke plasenta dan janin.

Untuk kasus bahaya herpes kelamin kambuhan, risiko penularan ke anak masih dapat terjadi, terutama jika bayi mengalami kontak dengan lesi saat baru dilahirkan.

Cara mengobati herpes kelamin

Setelah sahabat pandawa mengetahui beberapa tanda dan gejala herpes kelamin di atas, Kamu bisa langsung konsultasikan pada dokter ahlinya. Cara mengobati herpes yang utama adalah dengan obat antivirus.

Obat antivirus ini hanya bermanfaat untuk memperpendek durasi kemunculan gejala dan mencegah penularan penyakit kepada orang lain. Namun, obat antivirus tidak secara khusus menghilangkan virus herpes HSV dari dalam tubuh, karena sampai saat ini, belum ada obat yang dapat membunuh virus herpes.

Datanglah ke klinik kulit dan kelamin terbaik bersama pasanganmu untuk mengikuti sejumlah pemeriksaan dan pengobatan yang tepat untuk penyakit herpes kelamin ini.

Klinik Pandawa ahli mengatasi permasalah kulit dan kelamin, juga penyakit menular seksual selain herpes kelamin seperti, kutil kelamin, gonore, kandidiasis, sifilis atau raja singa.

Untuk mendapatkan informasi dan pengobatan herpes kelamin maka bisa melakukan KONSULTASI ONLINE GRATIS dengan dokter kami melalui layanan konsultasi. Segera hubungi kami melalui nomor 0821-1141-0672/ 021-62313337 Whatsapp / SMS/ telp. Segala rahasia medis terjamin.

Jam Operasional Klinik Pandawa

Senin-Sabtu (10:00 - 18:00)
Minggu (12:00 - 18:00)