Bisa Serang Kelamin dan Mulut, Ini Dia Infeksi Jamur Kandidiasis yang Mengganggu

Sahabat pandawa, pernah mendengar penyakit kandidiasis? Penyakit ini merupakan salah satu infeksi jamur yang paling sering berada di tubuh manusia. Keberadaannya cukup mengganggu, biasanya di area kulit, mulut, hingga kelamin. Infeksi jamur ini bisa dialami oleh orang dewasa bahkan anak kecil. Infeksi kandidiasis umumnya tak terlalu berbahaya, namun bila terlambat ditangani tetap bisa memicu infeksi lainnya. Yuk, kita cari tahu bersama soal penyakit kandidiasis, gejala dan penanganannya, di bawah ini.

infeksi jamur kandidiasis

Mengenal Penyakit Kandidiasis

Penyakit kandidiasis merupakan infeksi jamur yang dipicu oleh jenis jamur bernama Candida, atau Candida albicans. Kandidiasis dapat mempengaruhi area kelamin, mulut, kulit, dan darah.

Begitu juga, obat-obatan dan kondisi kesehatan tertentu bisa memicu pertumbuhan jamur lebih banyak jamur, terutama pada area tubuh yang hangat dan lembap.

Penyakit kandidiasis pada vagina disebut yeast vaginitis dan kandidiasis pada mulut dikenal sebagai thrush. Gejala Kandidiasis bervariasi tergantung pada area infeksi.

Sahabat pandawa mungkin memiliki bagian kulit berwarna merah atau putih yang menyebabkan gatal dan iritasi. Tanda-tanda lainnya meliputi kesulitan menelan atau rasa sakit.

Penyakit kandidiasis dapat menyebabkan rasa tidak nyaman namun tidak membahayakan nyawa. Adapun beberapa jenis penyakit kandidiasis medis, seperti Kandidiasis yang masuk ke aliran darah, yang juga dikenal sebagai candidemia atau candidiasis invasive.

Penyakit kandidiasis inipun termasuk infeksi menular seksual atau ( IMS ) yang patut diwaspadai. Penyakit kandidiasis dapat menular apabila melakukan kontak langsung dengan terinfeksi termasuk melalui selaput lendir.

penyakit kandidiasis pada kelamin

Seberapa umumkah penyakit kandidiasis?

Kandidiasis sangat umum terjadi, terutama pada wanita. Namun penyakit kandidiasis ini juga dapat terjadi pada pria dan anak-anak. Sering kali penyakit kandidiasis mengganggu dan menyerang orang dengan sistem imun yang lemah, seperti ibu hamil, orang dengan diabetes, bayi, serta orang dengan HIV atau AIDS. Sahabat Pandawa bisa mengurangi risiko terkena penyakit kandidiasis dengan mencuci tangan serta menjaga kebersihan vital.

Tanda dan Gejala

Gejala kandidiasis bisa bervariasi dan tergantung pada area infeksi. Adapun beberapa tanda dan gejala umum yang dapat terjadi:

  • Area kulit. Sahabat pandawa bisa saja memiliki bagian kulit berwarna merah atau putih yang gatal, perih, dan meradang.
  • Area genital. Pada wanita, infeksi jamur pada vagina dapat mengakibatkan gejala rasa gatal yang ekstrim, kemerahan, serta rasa sakit pada area vagina. Cairan vagina terlihat berwarna putih dan kental. Pada pria, gejala kandidiasis bisa memberikan rasa sakit, gatal, dan perih pada ujung penis. Pria dan wanita dapat merasakan sakit saat berhubungan intim.
  • Mulut dan kerongkongan. Sering disebut thrush, dapat menghasilkan bercak-bercak putih pada lidah dan mulut. Gusi juga dapat menjadi bengkak dengan luka berwarna merah dan putih. Candida esophagitis yang menyerang kerongkongan bisa memicu rasa sakit dan kesulitan saat menelan.
  • Aliran darah dan organ lainnya. Dikenal sebagai candidemia, dapat mengakibatkan demam dan menggigil.

Selain di atas kemungkinan ada juga tanda dan gejala yang tidak disebutkan. Bila Sahabat Pandawa memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter terpercaya.

Penyebab dan Faktor Risiko

Normalnya, jamur candida hinggap dan hidup di kulit serta pada bagian tubuh, seperti mulut, tenggorokan, saluran cerna, dan vagina, tanpa menyebabkan gangguan kesehatan.

Namun, apabila jamur candida berkembang biak dengan pesat atau masuk aliran darah, ginjal, jantung, dan otak, hal ini dapat berbahaya bagi tubuh.

Pertumbuhan dan perkembangan jamur candida yang tak terkendali paling sering disebabkan oleh sistem kekebalan tubuh yang lemah. Beberapa kondisi yang bisa melemahkan daya tahan tubuh adalah:

  • Menderita diabetes, HIV/AIDS, kanker, atau menjalani kemoterapi
  • Menggunakan obat kortikosteroid dalam jangka yang lama
  • Menggunakan antibiotik dalam jangka waktu yang lama
  • Menderita obesitas atau malnutrisi

Selain itu, beberapa faktor berikut juga bisa meningkatkan risiko terjadinya penyakit kandidiasis pada kulit dan area kelamin:

  • Cuaca yang hangat dan lembap
  • Kebiasaan jarang mengganti pakaian dalam
  • Kebiasaan menggunakan pakaian yang tidak menyerap keringat
  • Kebersihan pribadi yang buruk

Komplikasi

Penyakit kandidiasis kulit biasanya akan menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu kepercayaan diri penderitanya. Bila infeksi meluas dan menyerang ke aliran darah dan organ tubuh lain, kemungkinan bisa terjadi komplikasi berupa sepsis dan gangguan pada organ yang terinfeksi.

Pada kasus tertentu, penyebaran jamur candida ke selaput pembungkus otak (meningen) akan menyebabkan meningitis.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Sahabat Pandawa harus menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:

  • Gejala yang memburuk atau tidak membaik dalam 1-2 minggu.
  • Luka berwarna putih pada lidah, pipi bagian dalam, langit-langit mulut, gusi dan amandel.
  • Luka yang sedikit menimbul
  • Kemerahan atau rasa sakit yang cukup parah, menyebabkan kesulitan makan atau menelan
  • Sedikit berdarah apabila luka tergesek
  • Retak atau kemerahan pada ujung-ujung mulut.

Apabila Sahabat Pandawa memerlukan informasi lebih lanjut untuk pengobatan dan tindakan efektif, segera hubungi kami lewat nomor 021-62313337 atau 0821-1141-0672 (telepon/SMS/WA). Sahabat Pandawa juga bisa melakukan konsultasi online secara GRATIS dengan dokter kami.

Jam Operasional Klinik Pandawa

Senin-Sabtu (10:00 - 18:00)
Minggu (12:00 - 18:00)