Selain Mencukur, Penis Lecet Juga Bisa Dipicu Infeksi Kelamin Berbahaya

Selain gatal ada beberapa gangguan penis yang kerap ditemui para pria. Salah satunya yaitu penis lecet atau luka. Penyebabnya pun banyak, mulai dari garukan akibat gatal-gatal penyakit kulit, atau lecet saat mencukur bulu kelamin hingga kemungkinan infeksi penyakit kelamin.

penis lecet

Seorang pria wajib memperhatikan kesehatan alat vitalnya termasuk perubahan sekecil apapun. Sebab bagaimanapun penis merupakan organ vital yang berfungsi sebagai reproduksi dan seksual yang sangat penting.

Tetapi sayangnya pria suka menyepelekan masalah ini, padahal penis lecet atau penis gatal sekalipun bisa menjadi pertanda dari suatu masalah yang lebih kompleks lagi.

Masalah penis lecet tentu bisa menjadi mimpi buruk bagi seorang pria. Untuk kamu yang sedang mengalami hal ini sebaiknya segera temui dokter kulit dan kelamin terpercaya.

Apa penyebab penis lecet?

Penyebab dari masalah ini bisa bervariasi, namun inilah beberapa faktor pemicu, diantaranya seperti:

Herpes Kelamin

Ini adalah salah satu infeksi menular seksual (IMS) yang sering ditemui, namun sayangnya 80% dari individu tidak menyadari infeksi ini. Herpes kelamin disebabkan oleh virus Herpes simplex (HSV), yang biasanya diperoleh saat melakukan kontak dengan permukaan luka seseorang yang terkena virus.

Gejala untuk kasus ini adalah lecet pada penis atau timbul bintil di area kelamin kedua belah pihak dan berwarna merah. Penyakit ini sayangnya belum ditemukan obat penawarnya, sehingga kamu hanya bisa mengurangi gejalanya saja.

Baca juga: Dikira Gigitan Serangga, Kenali Penyakit Herpes Kelamin dan Pengobatannya

Gonore

Selain herpes kelamin, kemungkinan penyebab penis lecet yaitu adanya Gonore. Gonore atau dikenal dengan kencing nanah juga termasuk penyakit menular yang membutuhkan penanganan medis yang ekstra. Timbulnya Gonore dipicu oleh infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae.

Bakteri ini biasanya mudah ditularkan melalui aktivitas seksual, termasuk oral seks dan anal seks. Para pekerja seks komersial lebih rentan mengidap bakteri ini. Akibat gatal dan rasa panas memberikan efek lecet sehingga ada rasa sakit saat buang air kecil atau lebih parahnya alami kencing bernanah.

Sifilis atau Raja Singa

Penis lecet atau luka juga kerap disangkut-pautkan dengan penyakit sifilis atau raja singa. Penyakit ini seringnya diawali dengan cedera yang tidak menyakitkan pada alat kemaluan, anus, maupun mulut. Sifilis juga disebabkan oleh kuman kelamin bernama Treponema Pallidum.

Penyakit ini bisa ditularkan dari orang yang memiliki banyak pasangan atau berganti-ganti pasangan dan melakukan berhubungan intim lewat vaginal maupun oral.

Tidak cuma itu, penularan sifilis pula berlangsung disaat berbagi jarum suntik dengan penderita sifilis serta seorang ibu hamil yang mengidap sifilis bisa menularkannya pada janin di kandungannya.

Baca juga: Penis Terasa Gatal, Normal Atau Bahaya?

Infeksi Jamur

Meski didominasi oleh beberapa penyakit infeksi menular seksual seperti herpes, gonore, dan sipilis. Gangguan ini juga bisa dipicu oleh karena infeksi jamur. Sebut saja seperti Candida albicans yang mana bisa hidup di kulit tubuh maupun area vital penis dan vagina.

Infeksi jamur bisa muncul oleh akibat kurangnya perhatian atau menjaga kebersihan area penis. Pemicu lain juga bisa berupa keringat di paha maupun berhubungan intim dengan orang yang juga memiliki infeksi.

Penis lecet akibat Balanitis

Peradangan kepala penis, atau balanitis, juga bisa menimbulkan Mr. P lecet. Luka yang timbul tersebut biasanya berasal dari iritasi, sebagai gejala dan ciri umum dari balanitis. Selain iritasi, balanitis juga membuat kulit sekitar kemerahan, pembengkakan di kepala penis, rasa gatal, hingga lecet.

Baca juga: Jangan Sepelekan Benjolan di Area Mr. P, Berikut Penyebabnya

Penis lecet akibat aktivitas seks

Aktivitas seksual yang berlebihan, seperti masturbasi (onani) berlebihan maupun hubungan seksual dengan kondisi kurangnya pelumas, mudah menimbulkan gangguan lecet di bagian batang dan kepala penis.

Skabies

Selain di atas, ada juga penyakit kulit Skabies yang bisa menjadi pemicu masalah penis. Penyakit kulit skabies ini disebabkan oleh parasit Sarcoptes scabiei. Dimana gejalanya berupa bintik kemerahan di seluruh tubuh, termasuk alat genital disertai rasa gatal terutama pada malam hari.

Alergi obat

Gejala alergi obat dapat berkembang dalam waktu 30 menit sampai 16 jam setelah mengonsumsi obat. Beberapa gejalanya adalah luka disertai rasa panas atau terbakar di area vital.

Baca juga: Miss V Lecet? Cari Tahu Penyebabnya Sebelum Terlambat

Bagaimana cara mengobati penis lecet?

Langkah untuk mengatasi penis luka atau lecet dilakukan berdasarkan penyebabnya. Misalnya, jika luka di penis disebabkan oleh infeksi menular seksual, dokter dapat memberikan antibiotik. Begitu pula, jika jamur menjadi pemicu luka di penis, dokter biasanya akan meresepkan antijamur.

Tindakan yang bisa kamu lakukan sebagai cara mengobati penis lecet, seperti:

  • Jika disebabkan oleh infeksi bakteri, cara mengobati penis luka yang mesti dilakukan adalah konsumsi obat antibiotik sesuai dengan resep dokter
  • Jika disebabkan oleh infeksi jamur, pemberian krim atau obat minum anti-jamur oleh dokter adalah yang terbaik
  • Jika disebabkan oleh infeksi virus, konsumsi obat-obatan golongan antivirus adalah cara paling tepat mengobati gangguan penis ini dan sesuai anjuran dokter.

Untuk memastikan penyebab maupun cara mengobati penis yang lecet yang aman dan sepenuhnya efektif, sebaiknya konsultasikan keluhan tersebut pada dokter ahlinya.

Sebab, beberapa kelainan kulit-kelamin memerlukan wawancara medis mendetail dan pemeriksaan kulit secara langsung.

Penanganan Gangguan Penis Lecet di Klinik Pandawa

Setelah kamu mengetahui apa saja masalah penis di atas, atau kamu menemukan keanehan di area vital jangan malu untuk konsultasikan pada dokter ahli.

Kamu juga disarankan untuk tidak menyepelekan masalah penis lecet ini, sebab kondisi tersebut juga bisa menjadi tanda dari adanya penyakit yang merusak organ reproduksi. Apabila sahabat pandawa membutuhkan informasi atau pengobatan lebih lanjut, silakan berkonsultasi dengan layanan kami secara gratis di melalui 0821-1141-0672/ 021-62313337 atau dapat mengklik link KONSULTASI GRATIS.

Jam Operasional Klinik Pandawa

Senin-Sabtu (10:00 - 18:00)
Minggu (12:00 - 18:00)