Tag: ciri infeksi saluran kemih

8 Ciri Infeksi Saluran Kemih

Ketahuilah gejala atau ciri infeksi saluran kemih sejak dini agar kamu bisa mencegahnya dan tidak menimbulkan komplikasi lebih parah. Ciri infeksi saluran kemih ini biasanya semakin terasa setelah beberapa hari terpapar. Berikut beberapa tanda yang harus kamu amati.

1. Rasa nyeri, menyengat, atau terbakar saat berkemih

Beberapa sensasi ini yang dirasakan saat berkemih merupakan awal dari ciri infeksi saluran kemih atau bakteri yang terdapat pada uretra maupun kandung kemih. Walau begitu, hal ini belum tentu menjadi ciri ISK, kecuali sensasi yang dirasakan menetap selama beberapa hari.

Bila rasa nyeri saat berkemih hanya muncul sekali dalam sehari dan tak menunjukkan gejala lain dari ISK, tubuh kamu kemungkinan sudah membuang bakteri lewat berkemih. Untuk menghambat penyebaran infeksi, minumlah air putih sebanyak-banyak, bila muncul rasa terbakar.

2. Rasa ingin berkemih terus-menerus yang tak tertahankan

Terkadang kondisi ini disebut dengan anyang-anyangan. Pada kondisi ini, bakteri yang mengiritasi uretra dan lapisan kandung kemih akan membuat kamu merasa harus berkemih terus-menerus.

3. Berkemih tapi tidak melegakan

Sering berkemih atau kencing merupakan salah satu ciri ISK. Dengan adanya infeksi, kamu akan merasa bahwa kandung kemih terasa penuh setiap saat. Namun ketika akan berkemih, hanya beberapa tetes yang dapat keluar.

Untuk mengenali kondisi ini, sebaiknya ingat-ingat atau catat berapa kali kamu bolak balik ke kamar mandi dan kurang mendapatkan kelegaan setelah kencing.

4. Air seni keruh, berdarah, atau berubah warna

Warna air seni bisa menjadi ciri ISK. Warna air seni yang tak jernih atau keruh maupun kekuningan wajib kamu waspadai. Air seni yang keruh, warna merah, atau cokelat merupakan tanda infeksi saluran kencing. Tetapi, perlu diingat apa saja yang sudah dikonsumsi dalam 24 jam ke belakang.

Pasalnya, buah bit dan makanan lain yang berwarna senada juga bisa mengubah air seni menjadi berwarna pink, oranye, maupun kemerahan. Warna air seni tersebut akan cepat kembali normal bila penyebabnya memang dari makanan yang telah dikonsumsi.

5. Air seni beraroma tajam

Aroma yang tajam dan tak sedap bisa menjadi ciri infeksi saluran kemih selanjutnya. Beberapa makanan dan minuman juga bisa memicu air seni berbau seperti kopi dan asparagus. Namun, bila aroma menetap lama disertai dengan perubahan warna yang telah disebutkan, segeralah periksakan kondisi kamu ke ahlinya.

6. Rasa kram, maupun nyeri di sekitar panggul atau kandung kemih

Wanita yang berusia lanjut bisa merasakan ciri infeksi saluran kemih. Beberapa wanita, kram maupun nyeri inilah yang menjadi keluhan utama. Terkadang, kondisi ini dianggap sepele karena berhubungan dengan hal lain seperti nyeri yang timbul akibat sindrom sebelum menstruasi.

Tetapi, bila kamu mengalaminya, lebih baik diskusikan kondisi kamu dengan dokter, sehingga penyebabnya bisa diketahui dan segera diatasi.

7. Rasa lelah yang berlebihan

Sama dengan infeksi lainnya, setelah mendeteksi ada yang tidak wajar, tubuh kamu bisa saja akan mengalami peradangan. Bersamaan dengan timbulnya pertahanan tubuh lainnya, pengeluaran sel darah putih untuk melawan kuman yang sedang menyerang tubuh akan menyebabkan rasa lelah.

Bila rasa lelah berlebih ini tak hilang dengan sendirinya, beritahu dokter, terutama bila disertai dengan ciri ISK lainnya.

8. Demam

Demam sering kali juga menjadi tanda bahwa infeksi telah terjadi dan menyebar ke ginjal. Jika demam yang diukur dengan termometer melebihi 38 derajat celsius dan kamu lantas akan merasa meriang maupun berkeringat berlebih, maka itu segera periksakan ke dokter.

Dalam keadaan ini, biasanya gejala akan berkurang secara bertahap setelah konsumsi anitibiotik yang diresepkan oleh dokter.

Artikel Terkait