Tag: disfungsi ereksi

Seorang pria dianggap memiliki disfungsi ereksi jika ia secara teratur kesulitan dalam mendapatkan atau mempertahankan ereksi yang cukup kuat dalam berhubungan seks.

Laki-laki yang mengalami disfungsi ereksi tidak mengalami kesulitan dalam mengeraskan penis, ini lebih kepada masalah kinerja penis dalam aktivitas seksual yang memuaskan, yang terjadi pada beberapa kesempatan.

Ada beberapa gejala untuk mengenali seseorang mengalami gangguan ereksi. Dilansir Medical News Today gejala-gejala kondisi ini seperti kesulitan seorang laki-laki dalam mempertahankan ereksi cukup lama untuk menyelesaikan hubungan seksual atau ketidakmampuan untuk ejakulasi.

Gejala Disfungsi Ereksi

Gejala-gejala disfungsi ereksi yang spesifik adalah sebagai berikut:

  • Penis sulit mengalami ereksi
  • Penis sulit masuk ke dalam vagina karena kurang keras
  • Penis tidak dapat mempertahankan ereksi hingga istri mencapai orgasme
  • Penis mengalami ejakulasi terlalu cepat atau justru tidak mengalami ejakulasi karena tidak dapat ereksi

Selain itu, ada beberapa keadaan yang dapat berkaitan dengan gangguan ereksi, seperti gangguan psikologis (kecemasan dan depresi), bentuk penis yang tidak normal. Serta ukuran penis yang kecil, dan tekanan darah tinggi. Akan tetapi, gejala ini belum tentu dialami oleh semua penderita gangguan ereksi.

Penyebab

Gangguan ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Faktor-faktor yang paling sering menyebabkannya adalah faktor psikologis, kurangnya hormon reproduksi, gangguan pada penis dan organ reproduksi pria. Serta penyakit lain yang berhubungan dengan disfungsi ereksi.

Faktor psikologis yang dapat memicu gangguan ereksi adalah konflik dengan pasangan, tidak tertarik pasangan seksual, pengalaman traumatis saat berhubungan seksual. Adanya stres psikologis, depresi, perasaan cemas, dan gangguan kejiwaan lainnya.

Ada juga beberapa penyakit yang berhubungan dengan gangguan ereksi, seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung, penyakit prostat. Depresi dan riwayat operasi (terutama operasi di area penis) pun mempengaruhi.

Artikel Terkait