Tag: fisura ani

Mengenal Penyakit Fisura Ani

Fisura ani sendiri adalah istilah medis kondisi ini nampak adanya robekan di lapisan anus. Kondisi ini bukanlah suatu penyakit yang berbahaya, hanya saja bisa memicu ketidaknyamanan.

Bila tak kunjung dituntaskan, bisa memicu komplikasi berupa fisura ani yang perlu ditangani dengan penindakan operasi bedah minor.

Dari segi waktunya, fisura ani dibagi menjadi dua, yaitu fisura ani kronik dan akut. Untuk yang akut bisa terjadi dalam waktu kurang dari 8 minggu. Sedangkan, pada kronik, gangguan ini telah terbentuk selama lebih dari 8–12 minggu.

Jika termasuk kronik, maka sudah ada jaringan parut di sekitar anus, sehingga pengobatannya membutuhkan waktu yang lebih lama lagi.

Penanganan tertentu bisa meningkatkan pengobatan dan membantu meringankan keluhan, termasuk pelunak feses agar memudahkan mengedan maupun penghilang rasa nyeri.

Bagi kamu yang sudah menjalani perawatan dan tak kunjung membaik, mungkin perlu dioperasi. Carilah klinik kesehatan yang kompeten dan terpercaya agar tidak terjadi kesalahan atau timbul komplikasi lain.

Penyebab

Pemicu penyakit ini yang paling sering terjadi yaitu diakibatkan feses atau kotoran yang besar dan keras yang keluar melalui anus. Feses tersebut memicu anus meregang secara berlebihan sehingga lapisan dalamnya robek dan luka. Tetapi, dalam keadaan diare pun bisa menjadi pemicu penyakit ini.

Berikut beberapa penyebab kondisi ini diantaranya yaitu:

  • Penyakit Crohn dan colitis ulseratif, yaitu peradangan di saluran pencernaan, khususnya di usus halus, usus besar, dan rektum (saluran yang menghubungkan antara usus besar dan anus) yang disebabkan karena gangguan imunologi
  • Infeksi tuberkulosis di saluran pencernaan
  • Sembeli/ konstipasi
  • Usai melahirkan
  • Leukemia (kanker sel darah putih)
  • Kanker anus
  • Penyakit menular seks seperti sifilis atau herpes genital
  • Seks anal
Artikel Terkait