Tag: gejala moluskum kontagiosum

Gejala moluskum kontagiosum

Bagi sahabat pandawa yang bertanya-tanya, bagaimana membedakan jerawat dengan bintil akibat moluskum kontagiosum di kulit kelamin ,simak satu ini. Adapun gejala moluskum kontagiosum yang khas diantaranya seperti:

  • Muncul rasa gatal.
  • Mudah menghilang jika digaruk, tapi tindakan ini bisa menyebarkan virus ke kulit di sekitarnya.
  • Muncul di wajah, leher, ketiak, lengan, dan tangan.
  • Pada orang dewasa, bintil juga bisa muncul di alat kelamin, perut bagian bawah, dan paha bagian dalam.
  • Berbentuk bulat, menonjol, dan bisa menyerupai kutil dan ada cekungan kecil di atasnya.
  • Berwarna seperti warna kulit.
  • Memiliki ukuran diameter 2 hingga 5 mm
  • Ada titik kecil di tengah bintil.
  • Kadang bewarna kemerahan dan meradang.

Bintil biasanya menghilang dengan sendirinya dalam waktu beberapa bulan hingga bertahun-tahun. Namun untuk orang dengan sistem imun yang lemah (seperti pengidap AIDS), gejala moluskum kontagiosum dapat lebih signifikan dan berupa bintil dengan diamater hingga 1.5 cm yang banyak muncul di kelamin, serta tidak mudah untuk disembuhkan.

Baca: Kulit Bersisik dan Nyeri? Waspada Penyakit Kulit Psoriasis

Bagaimana penularannya?

Penyakit ini memiliki sifat yang rentan menular dan meluas ketika ada kontak fisik erat yang terjadi berulang-ulang, terutama pada orang dengan kulit yang tipis.

Penularan moluskum kontagiosum bisa karena:

1. Aktivitas seksual

2. Berpegangan tangan dan menyentuh Moluskum yang di miliki orang tersebut.

3. Autoinokulasi, keadaan di mana awalnya hanya ada satu moluskum pada area tubuh kemudian digaruk sehingga menyebar menjadi banyak.

4. Fomites, yakni terjadi pada saat Anda menggunakan barang secara bersamaan, seperti penggunaan baju, handuk, dan lainnya. Walau masih dalam penelitian, penggunaan barang-barang pribadi sebaiknya tidak digunakan secara bersamaan.

Artikel Terkait