Tag: gejala trikomoniasis

Sahabat Pandawa pernah mengalami gatal-gatal di Miss V dan keluar cairan kental berbau tak sedap? Kalau iya, jangan biarkan berlarut lama. Segera tangani penyakit kelamin ini bersama dengan ahlinya. Pasalnya penyakit ini merupakan penyakit infeksi menular seksual. Gejala trikomoniasis tersebut sering disepelekan, namun nyatanya bisa memberikan komplikasi. Yuk, kita cari tahu bersama soal penyebab trikomoniasis yang bisa menyerang wanita dan pria ini dan kapan Kamu harus ke dokter. Berikut selengkapnya …

Apa saja gejala trikomoniasis?

Gejala trikomoniasis pada wanita tentu berbeda dengan pria. Dan, tak semua trikomoniasis menimbulkan tanda dan gejala. Meski begitu, kamu yang tidak bergejala pun masih bisa menularkan infeksi ini pada orang lain.

Bila terdapat gejala, biasanya keluhan akan muncul 5-28 hari setelah terinfeksi.

Pada wanita, berikut gejala trikomoniasis yang bisa menjadi pertanda:

  • Keputihan yang banyak dan berbau amis.
  • Keputihan berwarna kuning kehijauan, bisa kental atau encer, serta berbusa.
  • Gatal yang disertai rasa terbakar dan kemerahan di area vagina.
  • Nyeri saat berhubungan seksual atau saat buang air kecil.

Pada pria, gejala yang muncul dapat berupa:

  • Sakit, bengkak, dan kemerahan di area ujung penis.
  • Keluar cairan putih dari penis.
  • Nyeri saat buang air kecil atau setelah ejakulasi.
  • Lebih sering buang air kecil dari biasanya.

Infeksi penyakit trikomoniasis biasanya tak sendirian. Seringnya penyakit kelamin ini berbarengan dengan infeksi lain seperti gonore atau kencing nanah. Sebab itu, saat pemeriksaan dan diagnosis, dokter biasanya tak hanya menemukan infeksi penyakit trikomoniasis tetapi juga bisa infeksi menular seksual lainnya.

Jika kamu mengalami beberapa gejala di atas, segera periksakan diri ke dokter sebab infeksi ini bisa disembuhkan dengan perawatan. Kamu juga disarankan bila menemukan faktor-faktor penyakit trakomoniasis di atas pada diri sendiri segera periksakan.

Artikel Terkait