Gedung Baja Tower B, Ground Floor 2. Jl. Pangeran Jayakarta No. 55.Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat 10730

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Tag: penyakit vitiligo

Mengenal Penyakit Vitiligo

Pada kondisi normal, warna kulit, rambut serta mata ditentukan oleh pigmen bernama melanin. Sedangkan, pada orang yang alami penyakit kulit vitiligo sel-sel yang membentuk melanin berhenti berfungsi atau mati. Itu sebabnya salah satu ciri utama orang vitiligo adalah munculnya bercak-bercak putih.

Lalu apa itu penyakit kulit vitiligo? Vitiligo adalah penyakit kulit yang menimbulkan kemunculan bercak-bercak putih pada kulit yang bisa terjadi pada segala usia, tapi umumnya sebelum pengidap berusia 20 tahun.

Area yang terkena vitiligo cenderung bisa meluas seiring dengan pertambahan waktu. Penyakit ini bisa terjadi di bagian mana pun pada tubuh Anda, termasuk juga dapat mempengaruhi rambut dan bagian dalam mulut.

Tanda-tanda Penyakit Kulit Vitiligo

Tanda-tanda penyakit kulit vitiligo yakni hilangnya warna kulit secara merata. Awalnya, perubahan warna pertama kali terlihat pada area yang sering terpapar atau terbakar sinar matahari, seperti tangan, kaki, lengan, leher/ bahu, wajah maupun bibir.

Berikut beberapa gejala umum vitiligo, meliputi:

  • Kehilangan warna kulit yang merata
  • Putihnya rambut di area kulit kepala, bulu mata, alis atau janggut
  • Memudarnya warna pada lapisan dalam mulut dan hidung

Adapun jenis-jenis vitiligo, seperti:

  • Universal: bercak muncul pada seluruh tubuh.
  • Umum: yaitu jenis vitiligo yang paling umum terjadi dimana bercak timbul secara simetris pada bagian tubuh yang terkena.
  • Segmental: bercak hanya terdapat pada satu sisi/ bagian dari tubuh Anda, cenderung terjadi pada usia yang lebih muda, terjadi selama satu atau dua tahun, kemudian hilang.
  • Lokal/ fokal: bercak terdapat pada satu atau beberapa area tubuh.
  • Akrofasial: bercak yang timbul biasanya pada kulit wajah, tangan serta mata, hidung dan mulut.

Penyebab

Penyakit ini timbul pada saat kulit kurang bisa memproduksi melanin atau senyawa yang menentukan warna kulit dan melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari tidak memadai. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti :

  • Faktor keturunan.
  • Memiliki riwayat penyakit autoimun, seperti hipertiroidisme, diabetesm atau penyakit Addison.
  • Mengalami kerusakan kulit, misalnya akibat terbakar matahari.
  • Terpapar senyawa kimia tertentu.
Artikel Terkait