Tag: penyebab erosi serviks pada wanita

Penyebab erosi serviks pada wanita

Sahabat pandawa, penyebab erosi serviks pada wanita bisa berbeda-beda. Diantaranya adalah

Bawaan lahir

Beberapa wanita umumnya terlahir dengan kondisi erosi serviks dimana berarti kondisi ini tak terjadi karena fluktuasi hormon saja.

Perubahan hormon

Tak sering pula, erosi mulut rahim ini muncul oleh sebab level hormon yang sangat fluktuatif. Pasalnya, penyebab erosi serviks ini dialami oleh perempuan yang berada di usia produktif. Perempuan yang sudah berumur dan memasuki masa menopause lebih jarang mengalami erosi serviks.

Konsumsi pil KB

Untuk beberapa wanita yang sering mengonsumsi pil KB reaksi yang diberikan kadang kurang bersahabat dengan tubuh. Selain itu juga efek sampil dari pil KB juga bisa mempengaruhi hormon seseorang secara signifikan.

Hal ini bisa menjadi penyebab erosi mulut rahim pada wanita. Karena itu sahabat pandawa sebelumnya konsultasikan dahulu pada dokter untuk pemakaian pil KB yang tepat.

Kehamilan

Masih seputar hormon, begitu juga saat masa kehamilan juga bisa memicu penyebab erosi serviks pada wanita. Dan untungnya gangguan ini tidak akan membahayakan janin

Usia

Perempuan yang sedang berada di masa puber juga bisa berisiko mengalami erosi mulut rahim.

Melihat erosi mulut rahim yang tak berbahaya, seringkali gangguan ini dapat hilang dan sembuh. Tapi jangan kamu sepelekan juga bila merasakan keanehan atau keluhan yang tak wajar. Sahabat pandawa bisa mengecek di klinik terpercaya untuk mencegah komplikasi.

Ciri dan Gejala Erosi serviks

Seperti yang sudah disebutkan di atas, bila erosi serviks atau erosi mulut rahim biasanya dialami oleh wanita muda.

Sebenarnya tak ada gejala erosi mulut rahim yang spesifik yang bisa dirasakan. Tapi kamu bisa melihatnya dari perubahan, diantaranya berikut ini

  • Keputihan tak normal
  • Adanya flek di luar masa haid
  • Rasa nyeri selagi bercinta hingga pendarahan
  • Adanya ruam kemerahan di leher rahim (dokter melakukan pemeriksaan dengan speculum)

Gejala erosi mulut rahim memang bisa terasa ringan dan parah, tergantung dari kondisi kamu. Karena itu, jangan mudah menyepelekan semua ciri-ciri di atas. Baiknya kamu berkonsultasi dengan dokter ahlinya untuk mendiagnosis dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Artikel Terkait