Tag: penyebab kencing tidak tuntas

Penyebab Kencing Tidak Tuntas

1. Infeksi saluran kemih atau ISK

Penyebab kencing tidak tuntas yang sering dialami ini biasanya disebabkan oleh penyakit yang dikenal dengan infeksi saluran kemih. Biasanya penyakit ini dialami oleh kaum wanita tapi tak menutup kemungkinan bila kaum pria pun bisa mengalami infeksi ini.

Sementara itu, penyakit infeksi menular seksual atau IMS, misalnya gonore atau kencing nanah, pun bisa memicu keluhan berupa kencing tidak tuntas atau terasa perih.

Gejala ISK paling umum diantaranya seperti demam, meningkatnya frekuensi kencing, perut bagian bawah nyeri, sensasi panas ketika buang air kecil, urin berwarna pekat, adanya darah dan aroma yang kuat serta keinginan buang air kecil namun sedikit yang keluar.

2. Benign prostatic hyperplasia atau BPH

Selain infeksi saluran kemih, penyebab kencing tidak tuntas selanjutnya bisa disebabkan oleh karena BPH atau pembesaran kelenjar prostat jinak. Dimana BPH merupakan salah satu gangguan prostat yang banyak terjadi pada pria usia lanjut.

Tanda dan gejala umum BPH meliputi:

  • Sering atau mendesak ingin buang air kecil
  • Meningkatnya intensitas buang air kecil di malam hari (nokturia)
  • Kesulitan mulai buang air kecil
  • Aliran air seni melemah atau aliran yang berhenti dan mulai
  • Dribbling di akhir buang air kecil
  • Ketidakmampuan untuk mengosongkan kandung kemih sepenuhnya

3. Penyebab Kencing Tidak Tuntas – Kerusakan Saraf

Kemungkinan sahabat pandawa mengalami gangguan kencing ini bisa disebabkan oleh adanya kerusakan saraf. Proses buang air kecil sendiri diatur oleh saraf di otak dan sistem saluran kemih. Sesaat terjadi kerusakan atau gangguan pada saraf yang mengatur proses buang air kecil, keadaan ini dapat menjadi penyebab kencing tidak tuntas.

Adapun sebagian contoh penyakit ataupun gangguan kerusakan saraf yang bisa memicu penyebab kencing tidak tuntas, antara lain yaitu stroke, diabetes, dan cedera saraf tulang belakang.

4. Gangguan Infeksi Kandung kemih

Selain infeksi saluran kemih, ada juga infeksi kandung kemih yang merupakan penyakit infeksi yang menyerang kandung kemih dan salah satu jenis ISK. Infeksi ini biasanya ditandai dengan rasa sakit ketika buang air kecil.

Gejala infeksi kandung kemih diantaranya yaitu; rasa nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil, frekuensi buang air kecil meningkat, tapi hanya sedikit urine yang keluar. Kemudian rasa tidak nyaman di perut bawah dan panggul, air seni berwarna keruh dan berbau tidak sedap, terdapat darah di dalam air seni (hematuria), badan mengalami demam dan tidak enak badan.

5. Efek samping Obat-obatan

Gangguan kencing ini terkadang juga bisa dipicu oleh efek samping dari konsumsi obat-obatan, misalnya obat alergi, obat pilek, antidepresan, dan obat penghambat lainnya. Gangguan ini juga bisa disebabkan oleh efek samping obat bius dan obat penenang.

Dikarenakan banyaknya penyebab kencing tidak tuntas, maka itu Sahabat Pandawa perlu memeriksakan diri lebih lanjut pada ahlinya. Sahabat pandawa juga perlu berkonsultasi dengan dokter ahlinya bila keluhan kencing tidak tuntas muncul beserta gejala lain, misalnya demam, nyeri punggung bagian bawah, dan kencing berdarah atau bernanah.

6. Masalah Psikologis

Salah satu masalah psikologis yang menjadi penyebab kencing tidak tuntas yaitu parauresis atau sulit buang air kecil karena malu buang air kecil di tempat umum. Selain kesulitan buang air kecil, keadaan ini lantas membuat sebagian besar pengidapnya merasa tidak tuntas saat ia buang air kecil di tempat umum, misalnya pada toilet umum.

Artikel Terkait