Tag: penyebab kulit kering

Penyebab kulit kering

Ada beberapa penyebab kulit kering yang bisa kamu perhatikan. Kulit sehat secara alami dilindungi permukaannya oleh lapisan hidrolipid, yang mayoritas terdiri dari air dan lipid (sebum).

Lapisan ini kedap air, melindungi kulit dari faktor stres eksternal dan mengurangi risiko kehilangan air. Ketika lapisan atas epidermis tidak memiliki keseimbangan air dan lipid yang baik, kulit tidak lagi dapat secara efektif memenuhi fungsinya sebagai pelindung tubuh dan terasa tidak nyaman pada level yang bervariasi, seperti dijelaskan di atas.

Namun juga ada beberapa hal atau faktor yang menjadi penyebab kulit kering, antaralain;

Iklim.

Iklim dingin dan iklim panas, biasanya bisa menjadi penyebab kulit kering oleh karena suhu kelembapan yang tinggi dan rendah.

Paparan sinar matahari.

Paparan sinar matahari dalam iklim apapun tentu bisa menjadi penyebab kulit kering. Pasalnya, sinar UV bisa menembus jauh kepermukaan kulit sehingga mengurangi kadar minyak alami.

Mandi air hangat.

Keseringan mandi atau berendam di air panas terlalu lama tentu juga bisa menjadi penyebab kulit mengering dan bersisik. Hal ini dikarenakan air hangat bisa mengurangi minyak alami kulit dan menghilangkan kelembapannya.

Kurang minum air.

Anjuran meminum air delapan gelas per hari ternyata bukan mitor belaka. Pasalnya, tubuh kita memang membutuhkan cairan yang cukup untuk bekerja dengan baik. Kurang minum air membuat kulit menjadi dehidrasi, kering dan kusam.

Memiliki penyakit tertentu.

Penyakit tertentu bisa membuat kondisi ini menjadi parah. Psoriasis dan Eksim tergolong penyakit kulit yang membuat kulit bisa menjadi sangat kering, berkerak, hingga meradang jika sudah parah.

Siapa saja yang dapat mengalami kulit kering?

Beberapa orang terlahir dengan kulit kering; sehingga kulit kering bisa bersifat genetik. Penting juga untuk memahami bahwa kulit pun berubah seiring bertambahnya usia. Kulit anak-anak biasanya lebih kering (kecuali pada bayi baru lahir; namun, kehilangan air lebih signifikan pada usia tersebut), menjadi berminyak pada masa remaja dan kemudian menjadi kering lagi di masa dewasa (kelenjar sebaceous dan kelenjar keringat menjadi kurang berfungsi).

Artikel Terkait