Tag: penyebab vagina longgar

Penyebab vagina longgar dan perubahan elastisitasnya

Menurut pakar ginekologi, diketahui ada dua faktor yang bisa mempengaruhi elastisitas dan vagina longgar diantaranya karena faktor usia dan faktor melahirkan. Yuk kita simak masing-masing penyebab vagina longgar di bawah ini

  1. Usia yang terus bertambah

Yup, penyebab vagina longgar bisa disebabkan oleh faktor usia. Dimana seiring bertambahnya umur manusia, berbagai bagian tubuh pun ikut mengalami perubahan. Dari yang kencang hingga mengendur.

Secara bertahap, kulit dan otot pun secara perlahan ikut melemah sehingga membuat vagina terasa lebih longgar atau mengendur. Kamu mulai mungkin melihat adanya perubahan elastisitas vagina di usia 40-an ke atas.

Apalagi wanita yang sudah memasukimasa menopause, dimana kadar hormon estrogen pun ikut menurun. Maka hal ini membuat lapisan miss V menjadi lebih tipis, kering, dan kurang elastis sehingga bisa menimbulkan keresahan saat bercinta karena berkurangnya pelumas alami.

  1. Proses Melahirkan

Proses melahirkan secara normal juga bisa membuat vagina berubah dan hal ini wajar kok. Ketika persalinan normal berhasil dilewati, otot-otot vagina otomatis merengang agar sang bayi pun bisa melewati jalan lahir dan keluar dengan sempurna.

Tak sedikit wanita pun mengeluhkan adanya perubahan bentuk atau elastisitas vagina setelah melahirkan. Tetapi tak perlu cemas dan berlarut khawatir.

Kerusakan pada kulit, jaringan, otot atau selama persalinan mungkin juga menyebabkan perubahan dalam vulva dan vagina. Kondisi ini dapat memungkinkan vagina menjadi terasa lebih longgar. Dalam beberapa hari setelah lahir, vagina harus mulai meningkatkan lagi, meskipun mungkin tidak sepanjang jalan.

Perubahan ini biasanya terlihat pada wanita yang hamil setelah usia 30 tahun. Sementara itu, wanita yang lebih muda merasa bahwa tubuh mereka akan dikembalikan ke keadaan semula seperti sebelum hamil lebih cepat.

Ciri-ciri Vagina Longgar

Vagina merupakan organ reproduksi wanita yang elastis. Otot-otot miss V bisa merenggang sendirinya ketika ada sesuatu untuk masuk atau keluar, contohnya penis, sex toys, maupun bayi sekalipun. Secara khusus, tidak akan lama untuk Miss V kembali ke bentuk aslinya. Namun, seiring waktu otot-otot sekitar vagina benar-benar bisa menjadi kurang intens karena usia dan faktor melahirkan.

Hal ini membuat vagina melonggar, namun elastisitasnya tak bisa hilang secara permanen. Beberapa pakar menyatakan bila ada cara mengetahui vagina longgar bisa dilihat dengan memperhatikan tanda sebagai berikut:

  • Kamu tidak bisa menahan kencing sewaktu batuk, bersin, bahkan tertawa
  • Kesulitan dalam mencapai orgasme tidak seperti sebelumnya
  • Peningkatan udara ke dalam vagina saat berhubungan seks (fanny fart)
  • Kesulitan memuaskan pasangan kamu atau pasangan sulit mencapai klimaks tak seperti sebelumnya

Selain itu, Sahabat pandawa dianjurkan melakukan pemeriksaan ke dokter ginekologi untuk berkonsultasi seputar masalah ini, ya.

Artikel Terkait