Gedung Baja Tower B, Ground Floor 2. Jl. Pangeran Jayakarta No. 55.Mangga Dua Selatan, Sawah Besar, Jakarta Pusat 10730

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Duh, Miss V Terasa Gatal? Kunjungi Dokter Bila Sudah Tak Wajar

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on email

Baik wanita maupun pria memang sudah diwajibkan untuk menjaga kebersihan area sensitive. Letaknya yang di bawah dan tertutup, menyebabkan area ini terasa lembap dan sensitive. Sehingga kemungkinan mengalami gangguan pun bisa terjadi, sebut saja seperti vagina gatal pada wanita. Hal ini membuat kondisi kita jadi kurang nyaman.

Kondisi gatal pada vagina tersebut membuat kita tergoda untuk menggaruknya, tapi bagaimana mungkin bila tiba-tiba gatal muncul dan berada di depan banyak orang? Pasti malu kan… Nah, kalau begitu Yuk kita cari tahu bersama soal vagina gatal dan cara penanganannya di bawah ini, ya!

vagina gatal

Vagina Gatal

Sebenarnya vagina gatal memang umum dan bisa terjadi oleh setiap wanita. Tetapi, di sisi lain, vagina gatal ini bisa menjadi pertanda kita sedang mengalami gangguan kulit atau bahkan penyakit tertentu yang perlu diawasi, lho.

Sebut saja, penyakit infeksi menular seksual. Karena itu, kamu jangan ragu untuk memeriksakan diri bila merasakan vagina gatal yang tak wajar atau bahkan disertai keluhan lain.

Seberapa umum kondisi ini terjadi?

Seperti yang sudah disebutkan, vagina gatal adalah hal yang umum yang mungkin bisa dialami oleh hampir semua wanita. Dan umumnya, kondisi ini dialami pada wanita yang telah melewati masa puber.

Dan untuk menguranginya, kamu bisa lebih memperhatikan kebersihan vagina lagi dan menghindari penyebabnya. Sementara itu, kondisi ini menjadi tak umum bila kamu mengalami vagina gatal yang tak wajar bahkan ada keluhan lain.

Tanda-tanda & gejala Vagina Gatal

Tak hanya gatal pada vagina, gangguan pada miss V ini biasanya ditandai dengan berbagai tanda dan gejala, diantaranya adalah:

  • Kemerahan pada kulit vagina
  • Lesi pada vagina
  • Rasa nyeri dan sensasi seperti terbakar
  • Vagina bengkak
  • Keputihan yang tidak normal

Oya, berbagai gejala vagina gatal yang muncul seperti di atas biasanya bisa beda-beda pada tiap wanita. Oleh karena itu, kamu perlu berkonsultasi ke dokter bila mengalami berbagai gejala lain yang tidak disebutkan.

Penyebab Vagina Gatal

Dilansir dari healthline, umumnya vagina terasa gatal bisa terjadi akibat infeksi, iritasi atau menopause. Di sisi lain, penyakit kulit maupun penyakit kelamin atau infeksi menular seksual bisa menjadi faktor penyebabnya.

Meski sebagian besar gatal pada area kelamin tak perlu dikhawatirkan karena bisa diatasi dengan cara sederhana, namun kita tetap saja memerlukan konsultasi pada dokter atau ahli ginekologi, apabila rasa gatal pada vagina semakin parah karena bisa jadi tanda penyakit serius. Berikut penyebab vagina terasa gatal, diantaranya adalah

Iritasi

Paparan bahan kimia tertentu pada miss V nyatanya bisa mengiritasi kulit sekitar area organ intim. Iritasi ini bisa memicu reaksi alergi penyebab ruam gatal, termasuk vagina.

Kandungan alergen pada sabun mandi, pembalut, pembersih kewanitaan, kondom, pelumas, detergen, pelembut kain, celana dalam, sampai tisu toilet rentan memicu gatal pada area Miss V.

Penyakit kulit

Eksim dan psoriasis termasuk penyakit kulit yang memicu kemerahan dan rasa gatal pada miss V.

Eksim atau yang juga dikenal sebagai dermatitis atopik ini merupakan ruam yang muncul dengan tekstur bersisik dan sangat gatal.  Walau umumnya terjadi pada kulit badan, gejalanya bisa menyebar sampai pada vagina.

Selain itu, psoriasis atau penyakit autoimun yang memicu bercak merah bersisik, gatal, dan terbentuk di sepanjang kulit kepala serta persendian. Kadang kala, gejala gatal ini pun bisa mengenai area kulit di sekitar vagina.

Infeksi Jamur

Keberadaan jamur pada vagina sejatinya hal yang alami dan normal-normal saja. Biasanya, jamur pada vagina pun tidak menyebabkan masalah. Tetapi sewaktu pertumbuhannya tak terkendali, maka di situlah bisa terjadi infeksi sehingga menimbulkan rasa gatal paa vagina.

Infeksi jamur pada vagina merupakan hal yang bisa dialami hampir sebagian besar wanita. Kondisi infeksi ini mudah terjadi setelah kamu mengonsumsi antibiotik. Obat antibiotik ini bisa menganggu bakteri baik yang ada pada vagina.

Tak hanya memicu rasa gatal, infeksi jamur bisa buat vagina mengeluarkan cairan putih atau bening. Di samping itu vagina juga berpotensi iritasi serta timbul sensasi panas.

Menopause

Menopause tidak cumca ditandai dengan berhentinya menstruasi, tetapi juga menurunnya hormon estrogen pada wanita. Penurunan estrogen dapat memicu dinding vagina mengering dan menipis yang menjadi penyebab Miss V gatal-gatal.

Untuk menghilangkan gatal di area kemaluan karena perubahan hormon estrogen, dokter umumnya meresepkan obat minum atau krim estrogen.

Penyakit Infeksi Menular Seksual

Ada banyak jenis penyakit infeksi menular seksual yang bisa memicu Miss V gatal. Penyakit-penyakit ini bisa ditularkan melalui aktivitas seksual baik oral, vaginal, maupun anal. Kebiasaan berganti-ganti pasangan seks dan berhubungan tanpa pengaman bisa meningkatkan risiko penyakit ini.

Beberapa penyakit infeksi menular seksual yang memicu Miss V gatal, diantaranya seperti:

  • Herpes kelamin
  • Penyakit Gonore
  • Penyakit Sifilis
  • Penyakit klamidia & kandidiasis
  • Penyakit Trikomoniasis
  • Kutil Kelamin

Tak cuma buat Miss V gatal, penyakit ini hampir disertai dengan beragam gejala tambahan seperti keputihan yang berwarna hijau atau kuning, sakit saat kencing, sakit saat berhubungan, timbul aroma tak sedap dan nyeri pinggul.

Faktor Risiko

Berikut beberapa faktor yang bisa memicu kamu mengalami kondisi miss V gatal, adalah

  • Penggunaan produk kewanitaan
  • Melakukan douching atau membersihkan vagina
  • Pemakaian celana ketat
  • Kurang menjaga kebersihan vagina
  • Tak menggunakan pengaman saat beraktivitas seksual

Pencegahan Gatal di Miss V

Ada beberapa cara untuk mencegah gatal vagina kembali yang terus menghambat aktifitasmu. Seperti dengan menahan menggaruk, mengurangi penggunaan pembersih vagina, sering mengganti pembalut saat haid, memastikan vagina tidak lembap atau basah.

Begitupun hati-hati saat melakukan pencukuran, menggunakan pengaman saat berhubungan intim agar terbebas dari infeksi kelamin, dan tak memakai pakaian yang ketat.

Penanganan Vagina Gatal di Klinik Pandawa

Ada baiknya untuk segera pergi ke dokter apabila gejala gatal pada Miss V sudah tak lagi wajar. Gatal yang mengganggu aktivitas atau bahkan tidur kamu ini merupakan salah satu tanda bahwa kamu harus segera menemui dokter.

Bila rasa gatalnya tak kunjung hilang selama lebih dari satu minggu dan disertai gejala lain yang menyakitkan, jangan tunda untuk berkunjung ke dokter.

Dalam penanganan dan diagnosa gatal pada miss V, biasanya dokter terlebih dahulu akan melihat gejala yang dirasakan pasien. Dokter juga dapat menganjurkan pemeriksaan pelvis yang meliputi pengambilan sampel cairan kewanitaan.

Sampel cairan tersebut akan diperiksa di laboratorium untuk mengidentifikasi organisme yang menginfeksi. Namun, untuk kasus tertentu, dokter juga akan melakukan tes darah guna membantu menilai adanya infeksi berat yang memengaruhi inflamasi area kewanitaan kamu.

Apabila Sahabat Pandawa memerlukan informasi lebih lanjut untuk pengobatan dan tindakan efektif, segera hubungi kami lewat nomor 021-62313337 atau 0821-1141-0672 (telepon/SMS/WA). Kami menyediakan konsultasi online secara GRATIS untuk memudahkan kamu berkonsultasi.

Jam Operasional Klinik Pandawa

Senin-Sabtu (10:00 - 18:00)
Minggu (12:00 - 18:00)